Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU — Jumat (08/10), Plaza Pelayanan Publik Timor – Atambua kembali dikunjungi rombongan dari Kabupaten Timor Tengah Utara. Kunjungan kerja kali ini langsung dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten TTU – Agustinus Tulasi, SH dan Ketua Komisi II DPRD TTU – Agustinus Siki beserta rombongan, di Plaza Pelayanan Publik Timor – Atambua.
Mungkin gambar 5 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
Kadis PMPTSP Kab. Belu – Dra. Maria Kornelia Eda Fahik, MM, dalam penjelasan singkat menyampaikan selamat datang kepada Rombongan dari Kabupaten TTU atas kehadiran di Plaza Pelayanan Publik Timor.
Lebih lanjut, Kadis PMPTSP mengakui bahwa kehadiran Plaza Pelayanan Publik Timor di Kabupaten Belu sangat memberikan kemudahan bagi masyarakat setempat untuk mengurus surat – surat yang berhubungan dengan berbagai Izin yang mana seluruh pelayanan sudah tersistim dan terintegrasi satu pintu.
Mungkin gambar 1 orang, duduk dan berdiri
” Tentunya, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Belu merasa bangga dan senang yang mana dengan kedatangan Wakil Ketua DPRD Kab. TTU bersama rombongan ke Plaza Pelayanan Publik Timor dalam rangka observasi Mall Pelayanan Publik, yang mana perlu kita ketahui bersama bahwa Plaza Pelayanan Publik ini merupakan satu inovasi yang mempercepat pelayanan Pemerintah Daerah kepada Masyarakat,” ungkap Kadis PMPTSP Kab. Belu.
Sementara itu, dalam wawancara Wakil Ketua DPRD TTU Agustinus Tulasi, SH menjelaskan bahwa tujuan dari Kunjungan Kerja ini untuk memantau dan sekaligus belajar secara dekat tentang kerangka yang akan ditempuh dalam mendirikan atau membentuk Mall Pelayanan Publik di Kabupaten TTU.
Mungkin gambar 1 orang
” Karena di NTT, hanya satu Mall Pelayanan Publik, kami disarankan untuk datang belajar di Kab. Belu,” ujar Wakil Ketua DPRD Kab. TTU.
Wakil Ketua DPRD TTU mengatakan sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh Peraturan Presiden RI, tentang bagaimana setiap Kabupaten memacu segala potensi yang dimiliki setiap daerah dan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan juga merupakan syarat utama dalam Peraturan Presiden adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, kami juga dituntut untuk bisa mendirikan Plaza Pelayanan Publik.
Mungkin gambar 3 orang, orang berdiri, orang duduk, dalam ruangan dan teks yang menyatakan 'POJOKKONSUL'
” Jadi, dengan mendirikan Plaza Pelayanan Publik di Kabupaten TTU maka masyarakat diefektifkan untuk mendapatkan perijinan-perijinan yang tersistim dan terintegrasi satu pintu,” imbuhnya.
Ia juga menyebutkan adanya Mall Pelayanan Publik ini akan menopang pertumbuhan ekonomi di setiap daerah khususnya Kabupaten TTU dan apalagi berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste dan sektor perbatasan ini menjadi nilai jual yang perlu dikembangkan.
Berita: Dora & Norci
Foto : Hirro
Video : Sipri Luma
Editor : Eli Mali
Facebook