Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Selasa (17/08), Masih dalam nuansa peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76, Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM dan Wakil Bupati Belu- Drs. Aloysius Haleserens, MM bersama Tim Satgas Covid – 19 Kabupaten Belu mengunjungi Pasien terindikasi Covid – 19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing – masing pada Kecamatan Kota Atambua, Kecamatan Atambua Barat dan Kecamatan Atambua Selatan.
Mungkin gambar 2 orang dan orang berdiri
Kunjungan diawali dengan apel gelar pasukan, dipimpin Bupati Belu yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Belu.
Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dalam arahannya menyampaikan bahwa mengunjungi pasien isoma dilakukan secara persuasif dengan menyampaikan secara baik – baik kepada para pasien yang dikunjungi.
” Kita melihat kondisi rumahnya dan bicara baik – baik dengan pasien, sehingga petugas medis bisa menjalankan tugasnya memeriksa pasien. Setelah itu kita perlu sampaikan bahwa pemerintah menyediakan tempat isolasi terpadu untuk perawatan kondisi yang lebih baik,”ungkapnya.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan
Lanjut Bupati, kedepan kita akan lebih intensif dan lebih cepat dalam penanganan pasien Covid – 19.
” Hari ini kita mengetahui ada masyarakat yang positif Covid -19, kita datang ke rumahnya untuk minta pasien agar isolasi terpadu atau terpusat bagi pasien gejala ringan, sementara untuk pasien gejala sedang dan berat tentunya ke rumah sakit yang fasiltasnya tersedia lengkap,” ajak Bupati Belu.
Dikatakannya pasien yang terpapar positif Covid – 19 Pemerintah menyiapkan tempat karantina terpadu atau terpusat.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, pohon dan luar ruangan
” Kita sudah bicarakan dengan para camat, kita akan menggunakan ruang kelas sekolah – sekolah, menyiapkan tempat tidur dan tenaganya dari Puskesmas untuk dana di tanggung Satgas Covid – 19, yang disiapkan seperti obat sesuai dengan situasi dan kondisi, makan dan minum dan tempat tidur,” terang Bupati Belu.
Ditambahkannya, Pemerintah sudah merekrut tenaga Dokter dan akan merekrut lagi tenaga Perawat sesuai dengan situasi dan kondisi, bahkan penyediaan tes GeNose di beberapa lokasi.
” Kita sekarang sudah ada 10 GeNose kita akan tingkatkan test, paling tidak sehari kita lakukan test untuk 500 orang dibebankan kepada puskesmas untuk pasien – pasien yang datang di Puskesmas, beberapa juga kita simpan di bandara udara dan pelabuhan,” ungkap Bupati.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
” Saya ulangi lagi yang dirawat isolasi mandiri kita mau batasi, tidak pakai isolasi mandiri lagi, kita pakai isolasi terpadu saja. Pasien yang dirawat pada tempat isolasi terpadu akan diperiksa kesehatannya oleh Dokter, setelah 10 hari dinyatakan tidak ada gejala lagi dipulangkan tanpa test laboratorium,” tandas Bupati Belu.
Tim Satgas Penanganan Covid – 19 Kabupaten Belu dibagi dalam 3 tim sesuai dengan lokasi pada 3 Kecamatan dalam Kota untuk melihat kondisi pasien isoma yang terindikasi positif Covid – 19.
Berita: Ria & Asih
Foto: Ana
Video: Cransen
Editor: Eli Mali

 

Facebook