Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Kamis (17/06), Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM, dan Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Belu -Ny. Rinawati Br. Perangin Angin, SE,MM, bersama rombongan melakukan Kunjungan Kerja ke Kecamatan Raihat.
Kunjungan Kerja Bupati dan Wakil Bupati Belu bersama rombongan ini diterima secara tradisi adat ditandai dengan pengalungan kain adat dan diiringi tarian Likurai.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, orang duduk dan luar ruangan
Pada awal kegiatan Camat Raihat – Arther H. Rinmalae, SP dalam laporannya menyampaikan kondisi Kecamatan Raihat dengan jumlah penduduk 15.043 jiwa, luas wilayah 87.20 KMĀ². Bidang Pembangunan rumah khusus sebanyak 200 unit di Desa Tohe, pembangunan tembok penahan di Desa Tohe dan Desa Manumutin, penanganan drainase, bronjong dan tanggul penahan sepanjang Daerah Aliran Sungai Malibaka, Posko Covid-19 Desa Tohe 3 Posko, Maumutin 2 Posko, Desa Tohe Leten 1 Posko, Desa Asumanu 8 Posko, Desa Aitoun 1 Posko, Raihat 1 Posko dan Pembangunan SMAK St. Aloysius Gonzaga Haekesak. Jumlah sekolah menurut tingkatan SD 14 unit, SLTP 4 unit, SLTA/SMK 1 unit. Berbagai hasil komoditi yang dihasilkan dibidang pertanian lahan basah dan lahan kering, peternakan dan hasil lainnya serta di bidang kesehatan terkait prevalensi stunting.
Mungkin gambar 2 orang
Bupati Belu – dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dalam sambutan mengatakan kunjungan kerja yang dilakukan hari ini bukan hanya sekedar acara seremonial saja, tetapi melalui pertemuan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang ada diwilayah Kecamatan Raihat. Dijelaskannya bahwa kedatangan Bupati Belu bersama para pimpinan OPD terkait untuk menjelaskan program yang akan dilakukan dan masyarakat bisa menyampaikan keluhan yang dihadapi masyarakat serta usul saran untuk selanjutnya dapat ditindaklanjuti OPD terkait.
Ditambahkannya segala bentuk kegiatan yang dilakukan ditingkat Kecamatan diharapkan dapat dilaporkan kepada Pemerintah ditingkat Kabupaten.
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan dalam ruangan
Bupati mengharapkan agar Kepala Desa dapat menganggarkan Dana Desa untuk pembukaan lahan 1.000 hektar untuk hutan desa, dengan begitu kita akan memiliki 6.000 Ha hutan desa. Sebagai reward kedepan akan diberikaan pengahargaan setiap desa dan kelurahan. Selain itu, desa dan kelurahan harus memiliki data yang akurat, karena kedepan ini seluruh pelayanan berbasis data, oleh karenanya data harus akurat baik Desa, Lurah dan Camat diharapkan dapat menyimpan data masyarakat dengan baik. Dibidang kesehatan, dalam waktu dekat ini seluruh masyarakat dapat menikmati pengobatan gratis dengan menggunakan KTP. Tentunya seluruh masyarakat dapat menikmati pengobatan sesuai dengan standar kesehatan.
Bupati Belu juga mengingatkan agar Petugas Kesehatan dan para Camat harus tinggal di tempat tugasnya masing-masing agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
Di bidang pendidikan baik menyangkut kurikulum, kesejahteraan guru, jumlah guru, PAUD dan gedung sekolah maupun segala fasilitas lainnya agar diperhatikan, termasuk mendata siswa yang putus sekolah, agar segera di masukkan kembali ke sekolah masing-masing. Hal ini dilakukan untuk menjadikan Belu menjadi lebih baik dan kompetitif dalam berbagai hal. Selain itu pemberian beasiswa agar didata kembali agar tepat sasaran sesuai kondisi dan keadaan masyarakat.
Menurut Bupati Belu di bidang Pertanian sangat penting menyangkut irigasi, pembangunan bendungan, penyediaan pupuk organik dan persiapan lahan untuk musim tanam selanjutnya guna meningkatkan penghasilan masyarakat dengan berbagai hasil komoditi pertanian.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan orang duduk
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM menambahkan hal yang menjadi momok bagi kita adalah data, kita kadang menganggap remeh dan tidak mengadministrasikan secara baik, hal ini banyak terjadi dan ditemukan diwilayah lain. Berkaitan dengan pengobatan gratis diharapkan seluruh masyarakat dapat menikmati pengobatan gratis tersebut hanya dengan menggunakan KTP. Diharapkan para Kepala Desa agar selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di desa masing-masing. Sekali lagi data di berbagai bidang agar mempermudah pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua TP – PKK Kab. Belu -Ny. Rinawati Br. Perangin Angin, SE, MM, mengatakan dalam kunjungan kerja kali ini tentang PKK Kecamatan dan Desa wajib memiliki 4 Pokja dan harus ada program kerjanya masing-masing yang terukur, sehingga bisa berjalan.
Mungkin gambar 3 orang, orang berdiri dan orang duduk
“Kami berharap semua program kerja harus sesuai dengan Visi -Misi Bupati Belu. Selanjutnya Ketua TP-PKK Kabupaten Belu akan turun dan melihat secara langsung program apa saja yang telah dilakukan dan dijalankan. Untuk itu, diharapkan kerja sama kita tetap kita jaga.” pintanya.
Mungkin gambar 3 orang, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
Turut hadir dalam Kujungan Kerja Bupati Belu, Anggota DPRD Kab. Belu dari PKS – Melky Bere, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Belu – Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, Pastor Paroki St. Aloysius Gonzaga Haekesak – Rm.Nikolaus Nahak Dalu, Pr, Camat Raihat, perwakilan TNI-POLRI, Kepala Desa se-Kecamatan Raihat, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Raihat.
Berita: Asih Mukti
Foto: Cransen Fontes
Kam.: Bene Luan
Editor: Elias Mali
Facebook