Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Minggu (30/05 ), Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Belu – Dra. Freny Indriani Yanuarika bersama 7 Bunda PAUD Kabupaten se-NTT oleh Bunda PAUD Provinsi NTT – Ny. Julie Sutrisno Laiskodat yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK/Dekranasda Provinsi NTT, dilakukan secara virtual, Sabtu (29/05).
Selain Bunda PAUD Kabupaten Belu, 7 Bunda PAUD Kabupaten lain yang dikukuhkan secara Virtual tersebut diantaranya Bunda PAUD Kabupaten TTU, Kabupaten Malaka, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Ngada, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Barat.
Acara pengukuhan Bunda PAUD tersebut diikuti dari Rumah Jabatan Bupati Belu serta turut dihadiri Plt. Sekda Belu – Frans Manafe,S.Pi, Pimpinan OPD Lingkup Pemda Belu, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK/Dekranasda Kabupaten Belu – Ny. Rinawati Br Perangin Angin, SE, MM, Pimpinan Organisasi Wanita, serta Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Belu.
Dalam Sambutannya Bunda PAUD Provinsi NTT – Ny. Julie Sutrisno Laiskodat yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK/Dekranasda Provinsi NTT mengucapkan selamat kepada Bunda PAUD dari 8 kabupaten yang dilantik. Sehingga Bunda PAUD kabupaten wajib untuk melantik seluruh Bunda PAUD kecamatan sampai tingkat desa agar bisa melakukan tugas masing-masing. Peran Bunda PAUD sangat penting karena dari 3.062 desa, sedikit PAUD yang telah memenuhi syarat terakreditasi maka itu diharapkan kepada semua dinas terkait yang ada di kabupaten masing-masing untuk mendukung para Bunda PAUD.
Bunda PAUD Provinsi NTT berharap, agar Bunda PAUD Kabupaten jangan hanya fokus pada PKK, Dekranasda tetapi harus fokus juga kepada PAUD karena PAUD juga merupakan tugas tambahan sehingga semuanya harus diperhatikan. Karena kita masih kurang SDM, sehingga SDM harus ditingkatkan dan tugas Bunda PAUD untuk memperhatikan anak-anak usia dini yakni harus membangun fondasi yang kuat. Maka itu yang hari ini dilantik secepatnya siapkan program- program PKK, Dekranasda, dan Bunda PAUD bisa bersinergi agar kita bisa bergandengan tangan untuk bekerja. Perhatikan juga anak-anak usia dini yang masih stunting yang ada di kabupaten kita masing-masing.
Sementara itu Bunda PAUD Kabupaten Belu – Dra. Freny Indriani Yanuarika menyampaikan hari ini tepat 33 hari kami mengemban tugas sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Belu. Kami baru saja memulai langkah awal dalam tugas pelayanan kami. Sesuai data, jumlah lembaga PAUD di Kabupaten Belu saat ini sebanyak 215 PAUD di bawah naungan dinas PdanK Kabupaten Belu. Sedangkan 4 lembaga PAUD di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu. Jadi total semua PAUD yang ada di Kabupaten Belu sebanyak 219 PAUD. Ada pun penyebaran dibawah naungan Dinas P dan K yakni Kecamatan Kota Atambua sebanyak 15 PAUD, Atambua Selatan 16 PAUD, Atambua Barat 14 PAUD, Kecamatan Kakuluk Mesak 21 PAUD, Kecamatan Tasifeto Timur 34 PAUD, Kecamatan Lasiolat 9 PAUD, Kecamatan Raihat 13 PAUD, Kecamatan Lamaknen 17 PAUD, Kecematan Lamaknen Selatan 21 PAUD, Kecamatan Tasifeto Barat 27 PAUD, Kecamatan Nanaet Duabesi 8 PAUD, Kecamatan Raimanuk 20 PAUD.
Sejak tahun 2015 sampai tahun 2020 dari 219 PAUD yang ada di Kabupaten Belu lembaga PAUD yang terakreditasi sebanyak 53 PAUD, sedangkan yang belum terakreditasi sebanyak 166 PAUD, dan pada tahun ini Kabupaten Belu mendapatkan akreditasi sebanyak 40 PAUD. Maka semua Tim Penggerak PKK sebagai mitra daerah akan bekerja sama dengan Dinas P dan K, masyarakat, dunia usaha yang ada di sekitar kita untuk bekerja sama dalam mengembangkan lembaga PAUD sehingga kita harus tanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, bagi anak-anak sejak usia dini,” tutur Ny. Freny, Bunda PAUD Kab. Belu yang baru dilantik ini.
.
.
Berita: NOVITA & DORA MARIA
Foto: NOVITA
Video: SIPRI LUMA
Editor: ELI MALI
Facebook