Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU—Kamis (04/02), Dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Belu bekerjasama dengan Rumkitban ( Rumah Sakit Bantuan) Atambua, hari ini melakukan Pencanangan penyuntikan Vaksin Sinovac Covid -19 lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, bertempat di Rumkitban Atambua.
Mungkin gambar satu orang atau lebih
Kegiatan pencanangan penyuntikan Vaksin Sinovac Covid-19 lingkup Pemerintah Kabupaten Belu ini diberikan kepada 10 orang penerima antara lain Bupati Belu, Ketua Pengadilan Negeri Atambua, Dandim 1605 / Belu, Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Belu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, Sekretaris BKKBN Kabupaten Belu, Kabid SDM UKP BPJS Atambua, Kabid Pelayanan pada RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua, dan Insan Pers yang mewakili.
Mungkin gambar berdiri dan dalam ruangan
Kegiatan yang dibuka Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH dalam sambutan menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belu untuk mendukung demi suksesnya program vaksin Covid-19 ini. Peran TNI/POLRI, Satpol PP, Kepala Dinas dan jajarannya, para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, para Camat dan Kepala Desa, RT/RW dan seluruh lapisan masyarakat diharapkan berpartisipasi aktif dalam sosialisasi, selain itu adapun sasarannya yakni agar masyarakat luar dapat menerima informasi terkait tujuan, waktu, dan jadwal dan dapat menggerakan kelompok sasaran sesuai waktu pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Dirinya juga berharap organisasi profesi agar mendukung kegiatan pelaksanaan vaksinasi covid-19 ini di Kabupaten Belu.
Mungkin gambar 1 orang, duduk, berdiri, dalam ruangan dan teks yang menyatakan 'COVID COVID VACC ATAR AI MASKEP 04 FEBR FE PAK NGA'
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu – Ir. Florianus Nahak, M.Si, mengatakan dalam rangka menurunkan angka pesakitan dan kematian akibat penularan Virus Covid-19 selain strategi pengendalian 3T (Tracking, Testing dan Treatmen) yang dilakukan oleh Pemerintah dan Kegiatan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Menjauhi Kerumunan, dan Membatasi Mobilisasi dan Interaksi) yang wajib dilakukan oleh kita semua dan seluruh masyarakat, maka dilakukan beberapa kegiatan untuk mendukung kegiatan strategi diatas yakni pertama melakukan pencanangan penyuntikan Vaksin Sinovac Covid-19 tahap I oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Belu yang diikuti oleh 10 Orang peserta penerima Vaksin Pertama yaitu pejabat Publik Forkopimda dan Tokoh Agama dilanjutkan dengan pemberian Vaksin Sinovac Covid-19 kepada seluruh tenaga Kesehatan yang ada di semua fasilitas pelayanan kesehatan dengan jumlah sasaran Vaksinasi 1.192 orang.
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
“ Untuk Kabupaten Belu menerima Vaksin sejumlah 3.080 dosis dan wajib di bagi dua, karena setiap orang akan di vaksin sebanyak dua kali yakni setelah pemberian vaksin yang pertama maka setelah 14 hari kemudian akan dilakukan treatmen ulang yang ke dua, oleh karena itu vaksin yang berjumlah 3.080 tersebut akan dibagi dua menjadi 1.540 vaksin itu belum termasuk dengan kesalahan prosedur atau kerusakan daripada vaksin yang sudah tersedia”, ujar Florianus Nahak.
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan orang duduk
Ditambahkannya, adapun sasaran pelaksanaan vaksin Sinovac Covid-19 adalah seluruh masyarakat dengan usia 15 s/d 59 tahun diseluruh wilayah Kabupaten Belu, pada periode I dilaksanakan pada bulan Januari s/d bulan April 2021 vaksinasi dilakukan kepada petugas kesehatan dan hari ini adalah pencanangannya dan besok akan dilakukan pemberian vaksin kepada para Nakes, dan akan dilanjutkan kepada petugas publik, sedangkan untuk periode kedua yakni bulan Maret s/d April 2021 vaksin akan diberikan kepada masyarakat rentan terutama bagi masyarakat di daerah yang penularan resiko tinggi dan masyarakat lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan persediaan vaksin yang ada.
Berita/Foto: Tim Peliput

 

Facebook