Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU–Jumat (25/09), Kelurahan Lidak Kecamatan Atambua Selatan di Deklarasikan sebagai Open Defecation Free (ODF) oleh Yayasan Pijar Timur Indonesia dan Plan Internasional. Deklarasi ini dihadiri Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan bertempat di Kantor Lurah Lidak.
Open Defecation Free (ODF) atau Kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan merupakan program dari Yayasan Pijar Timur Indonesia dan Plan Internasional. Dalam deklarasi ini juga di lakukan penyerahan Piagam Penghargaan Stop Buang Air Besar Sembarangan oleh Wakil Bupati Belu kepada Lurah Lidak – Ludovikus Laku Koi, A.md.
Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan mengatakan deklarasi kelurahan lidak ini dapat menjadi contoh bagi kelurahan lainnya.
” Semoga seluruh masyarakat, dan semua pihak bisa terus menjaga ikrar yang sudah di ucapkan untuk hidup bersih dengan menjaga kebersihan lingkungan sesuai empat pilar STBM”, kata Wabup.
Sementara itu ketua Yayasan Pijar Timur Indonesia – Vincent Kiabeda menyampaikan deklarasi ini sebagai potret dari wajah kota khususnya di Kecamatan Atambua Selatan bahwa kelurahan lidak menjdi model khususnya di bidang sanitasi.
” Kedepan kita berharap agar dapat menuju empat pilar lainnya, hari ini kita baru satu pilar yakni Stop Buang Air Besar Sembarangan, jangan suruh orang stop buang air sembarangan tetapi stop buang air besar sembarangan,” Harap Vincent.
Lebih lanjut Vincent katakan, ” Saya yakin kegiatan hari ini memberikan sejarah bagi Kelurahan lidak, untuk memberikan contoh yang baik oleh karena itu harus di pertahankan, ini awal yang baik untuk menuju perilaku hidup bersih dan sehat,” Ujarnya.
Kelurahan lidak terdiri dari 6 RW dan 35 RT yang di huni 1.106 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 5.340.
Berita/Foto: Tim Peliput

 

Facebook