Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Kamis, (16/07) Banyaknya permintaan masyarakat untuk bertemu dan menyampaikan keinginan dan keluh kesah mereka pada pemimpin Kabupaten Belu menyebabkan kedua pemimpin Belu harus berbagi lokasi untuk menemui masyarakat di desa-desa, seperti yang terjadi pada hari Rabu, 15 Juli 2020.
Bupati Belu dan Wakil Bupati Belu melakukan kunjungan kerja secara bersamaan namun pada desa yang berbeda. Bupati Belu Willybrodus Lay, SH bersama ibu ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu Ny. Lidwina Vivi Ng Lay mengikuti acara pelantikan Romo Apolinaris Bouk, Pr sebagai Kepala Sekolah Menengah Atas Katolik Raimanauk.
Acara pelantikan ini berlangsung di Gereja Katolik Webora, dilakukan oleh Ketua Yayasan Bintang Mulia Abadi Jaya, Aloisius Conzaga Klau, SE. Turut hadir dan menyaksikan acara pelantikan tersebut Kepala Kantor Agama Kabupaten Belu, Drs. Ope Rafael, MM dan sejumlah umat Katolik di Kecamatan Raimanuk.
Usai mengikuti acara Pelantikan Kepala Sekolah yang proses pendidikannya berada dibawa naungan Kementerian Agama Republik Indonesia ini, Bupati Belu didampingi Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu melanjutkan kunjungan kerja untuk bertatap muka dengan masyarakat di Desa Renrua yang kebetulan saat itu sedang melakukan proses pembayaran bantuan sosial dampak Covid – 19 melalui Dana ADD.
Di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk Bupati Belu mendapatkan bahwa ada 11 KK yang belum mendapatkan bantuan sosial Covid-19 karena setelah nama mereka dikembalikan oleh Kementerian Sosial tidak tertera dalam daftar penerima sehingga telah diusulkan kembali untuk menerima bantuan dengan anggaran dari Pemerintah Provinsi Nusa tenggara Timur. Selain itu ada juga seorang anak yang orang tuanya sedang bekerja di Malaysia tidak masuk dalam daftar penerima bantuan sehingga Bupati Belu menyampaikan akan dimasukkan sebagai daftar penerima bantuan Covid-19 melalui Jaring Pengaman Sosial yang dibiayai dengan APBD II Belu.
Sementara pada waktu yang sama Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan melakukan kunjungan kerja ke Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat. Dalam dialog dengan masyarakat Desa Naitimu, Wakil Bupati Belu memperoleh sejumlah informasi terkait persoalan-persoalan ekonomi yang dialamai oleh masyarakat seperti keluhan akan air bersih, jalan dan listrik.
Kepada masyarakat Desa Naitimu, Wakil Bupati Belu menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupten Belu telah melakukan banyak hal terkait pembangunan di Desa Naitimu dan Kabupaten Belu pada umumnya, namun keterbatasan anggaran maka pembangunan dilakukan secara bertahap apalagi dalam tahun 2020 dengan mewabahnya virus Covid-19 banyak anggaran pembangunan dipotong dan dialihkan untuk memberikan bantuan uang tunai pada masyarakat terdampak.
Usai melakukan tatap muka dengan masyarakat Desa Naitimu, Wakil Bupati Belu melanjutkan kunjungan kerja ke Desa Bakustulama. Pertemuan dengan masyarakat Desa Bakustulama dilakukan di areal kolam ikan milik kelompok masyarakat Bakustulama.
Beberapa saat kemudian Bupati Belu dan rombongan yang baru pulang dari Kecamatan Raimanuk menyusul Wakil Bupati Belu dan rombongan dan turut bergabung bersama dan berdialog dengan masyarakat setempat. Dalam Dialog tersebut masyarakat menyampaikan keluh kesah mereka terkait hal yang sama yaitu Jalan Listrik dan air. Ada juga yang mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Belu membantu pengerukan kolam ikan dengan menggunakan alat berat sehingga kolam ikan bertambah dalam. Terhadap permintaan kelompok tani tambak ikan ini Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan akan menjadi perhatian dan dalam waktu dekat akan mengirim alat berat untuk membantu upaya pengerukan terhadap pendangkalan kolam ikan ini.
Foto/Berita: Mario Carlo & Wilson Carles

 

Facebook