Facebookyoutubeinstagram
DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (22/5), Pemerintah Kabupaten Belu melalui Pemerintah Kecamatan Tasifeto Timur menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (Umaklaran) dampak Covid-19 Tahun Anggaran 2020 kepada 182 Kepala keluarga (KK), bertempat di Aula kantor Desa Umaklaran, Kecamatan Tasifeto Timur.
182 KK yang menerima BLT tersebut, tersebar di 6 Dusun, Desa Umaklaran, Kecamatan Tasifeto Timur, yakni Dusun Banleten 18 KK, Dusun Leolaran 39 KK, Dusun Weutu 25 KK, Dusun Taekto’o 38 KK, Dusun Fulanmonu 22 KK dan Dusun Abat Sali 40 KK dengan rincian buka rekening sebanyak 134 KK dan langsung tunai 48 KK.
Kepala Desa Umaklaran Agustinus M. Nai Bili dalam laporannya mengatakan, pembagian BLT ini sebagai dampak dari covid-19. Desa Umaklaran memiliki luas wilayah kurang lebih 13,37 km, terdiri dari 6 dusun dengan jumlah penduduk 552 jiwa. Dari 552 jiwa tersebut, pihaknya mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial berupa PKH dan sembako kepada 168 KK. Untuk BPKSK dan non BPKSK ada 107 KK, perluasan ada 73 KK dan untuk BP Desa ada 182 KK. Jadi total 530 KK yang mendapat bantuan. Untuk PKH dan sembako dari 168 KK, hanya 160 KK yang menerima bantuan, sedangkan 8 KK tidak menerima bantuan karena ada pendobelan. Untuk BPKSK dan non BPKSK dari 107 KK hanya 88 KK yang menerima bantuan, sedangkan 19 KK tidak menerima bantuan karena sudah meninggal dunia. Untuk perluasan, dari 73 KK, hanya 69 KK yang menerima bantuan. Jadi total 317 ditambah dengan penerima BLT 182 KK, maka ada 449 KK yang menerima bantuan. Sisa 53 itu staf desa, TNI/Polri, Pensiunan, dan Veteran tidak diakomodir.
“ Pembagian BLT ini sudah melalui proses tahapan. Memang saat pendataan, ada kendala di lapangan terkait dengan Kartu Keluarga dan KTP karena ada perbedaan identitas. Jadi itu yang selalu terjadi. Kita harap, setelah tahap pertama ini selesai semua identitas yang belum ada akan kita selesaikan sehingga masyarakat yang terkena dampak covid 19 bisa menerima bantuan,” ungkapnya.
Kepala BRI Cabang Atambua Stefanus Juarto, SE dalam sambutannya mengatakan, selain menyerahkan BLT, pihaknya juga akan menyerahkan BPMT perluasan.
Menurut Stefanus, BLT maupun BPMT perluasan akan diberikan dalam bentuk buku dan kartu. Untuk kartu BPMT warnanya merah putih sedangkan untuk BLT buku dan kartunya berbeda, tetapi fungsinya sama. Khusus untuk BLT, saldonya saat ini ada Rp.1.800.000,- namun hanya bisa dicairkan sebesar Rp.600.000,- sedangkan yang Rp.1.200.000,- akan di cairkan satu bulan ke depan yakni bulan Juni. Kemudian untuk BPMT perluasan itu sebesar Rp.200.000,- Pihaknya juga menyarankan agar penerima kartu dan buku ini digunakan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja, Jangan digunakan untuk kepentingan yang lain. Selain itu, pihaknya juga berharap agar Desa Umaklaran Bumdesnya bisa didaftarkan untuk jadi agen BRI Link dengan tujuan agar masyarakat dapat berbelanja kebutuhannya.
Bupati Belu Willybrodus Lay, SH dalam sambutannya meminta kepada Protokol dan Staf dari Dukcapil bersama Camat dan Kepala Desa untuk membantu agar masyarakat yang belum mempunyai identitas diri seperti Kartu Keluarga dan KTP sehingga bantuan – bantuan itu bisa sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai setelah menerima BST dan BLT semua berbondong- bondong datang ke Pasar Baru Atambua. Pemerintah berpikir masyarakat harus mendapat bantuan yang disebut BST, BLT, Jaring Pengaman Sosial. Selain itu Bupati juga menghimbau kepada masyarakat, setelah mendapat bantuan tersebut, agar jangan keluar rumah, karena saat ini virus corona lagi ada dimana-mana.
Bupati Willy Lay juga meminta kepada para petani untuk tetap berkebun, tanam ubi kayu, pisang, tomat dan jagung.
“ Jadi uang itu digunakan dengan sebaik -baiknya untuk membantu masyarakat kaerna pandemi covid- 19, tapi kita harus tetap berkebun sehingga ada penghasilan tambahan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan secara simbolis buku tabungan Bank BRI, uang langsung tunai dana desa dan perluasan sembako dari pimpinan Bank BRI Cabang Atambua kepada Bupati Belu untuk diserahkan kepada penerima BLT Dana Desa dan perluasan sembako.
Selain itu, Bupati Belu juga menyerahkan secara simbolis alat penyemprotan disinfektan dan tempat cuci tangan kepada warga di 6 dusun yang ada di Desa Umaklaran.
Turut hadir dalam kegiatan ini, para pimpinan OPD Kabupaten Belu, Camat Tasifeto Timur dan para Kepala Dusun se-Desa Umaklaran.
Foto/berita: Stefantje Bele Bau, Hengki Mau, Frans Leki

 

Facebook