Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU — Senin (23/03), Guna memastikan cadangan bahan pangan di tengah-tengah kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona, Bupati Kabupaten Belu – Willybrodus Lay, SH, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Gudang Bulog Baru Atapupu, Kecamatan Kakulukmesak di kabupaten setempat, untuk memastikan ketersediaan stok beras.

Menurut Bupati Willybrodus Lay pengecekan tersebut, sengaja dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan, utamanya beras, sehingga bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat dampak virus corona, stok beras masih mencukupi.

” Sidak ini dilakukan untuk melihat stok beras, dan ketersediaan stok beras ini dipastikan cukup untuk 6 bulan kedepan yang di peruntukan bagi Kab. Belu, Kab, Malaka dan Kab. TTU, ” kata Bupati Belu.

Oleh Karena itu, terkait ketersediaan stok beras, Bupati menghimbau kepada masyarakat agar tidak Khawatir dan Panik karena stok beras cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Keterangan foto tidak tersedia.

“Jadi, tidak boleh panik dan tidak perlu membeli dalam jumlah yang banyak beli sesuai dengan kebutuhan kita,” tandasnya.

Ditambahkan, Pemerintah menjamin beras yang ada di Kab. Belu sangat cukup untuk kebutuhan 6 Bulan kedepan.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasional Bulog, Stefanus Masu Sonbai menyampaikan stok beras yang ada sebanyak 1400 lebih ton dan sementara di buka lagi sekitar 1000 lebih ton dan akan cukup untuk beberapa bulan kedepan.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

Bupati Belu, Willybodus Lay, SH ketika melakukan pengecekan bahan pokok, didampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Belu, Johanes A. Prihatin, SE, M.Si, Kepala BPBD Kab. Belu, Drs. Balthasar Bouk, Kepala Bagian Perekonomian & SDA, Ir. Fridolinus Siribein dan melakukan sidak ke Gudang Bulog Atapupu.

Berita/foto: Norci Man, Mersy Aton & Hengki Mao

Facebook