Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMNFO KAB. BELU–Jumat(20/03), Desa Mahuitas Kecamatan Lamaknen adalah salah satu desa yang di kunjungi Bupati Belu bersama sejumlah pimpinan OPD terkait, pada hari Rabu (18/03/2020).

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri

Kunjungan Kerja Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH ke Desa Mahuitas dalam rangka mendengar masukan dari masyarakat tentang berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat diantaranya dibidang pertanian, peternakan, dokumen kependudukan, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, tabel dan luar ruangan

Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH dalam arahannya menyampaikan isu dan persoalan global maupun regional terkait pandemi Virus Corona (COVID-19) yang saat ini meresahkan masyarakat. Bupati juga menghimbau untuk sementara waktu tidak bepergian ke luar dan menghindari keramaian, serta untuk menghindari penyebaran Virus Corona. Sementara itu untuk Virus Demam Babi (ASF) yang saat ini lagi marak di kabupaten Belu, masyarakat diminta untuk menguburkan babi yang terinfeksi virus ASF serta tidak mengkonsumsi daging babi yang sudah terinfeksi karena akan berdampak langsung terhadap hewan yang sehat.

Gambar mungkin berisi: 2 orang

Lebih lanjut Bupati juga menegaskan untuk mencegah endemi Demam Berdarah (DBD), masyarakat harus menjaga dan membersihkan lingkungan sekitar agar tetap bersih dengan menggalakkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk menghindari perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Pada sesi diskusi sejumlah persoalan disampaikan oleh perwakilan masyarakat diantaranya adalah bantuan korban bencana alam, air bersih, bantuan PKH, sasaran bantuan KK Miskin, di bidang pendidikan masih kurangnya RKB dan Tenaga Pendidik dan perlunya penanganan daerah rawan longsor jalan dan jembatan.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, luar ruangan

Menanggapi usulan persoalan masyarakat Desa Mahuitas, selanjutnya menjadi perhatian Pimpinan OPD terkait, yang perlu dipilah antara kewenangan Desa dan Kabupaten yang tertuang dalam usulan 10 program prioritas yang akan dibahas bersama dalam Forum RKPD Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, pohon, luar ruangan dan alam

Bupati Belu pada kesempatan tersebut juga menyampaikan kepada masyarakat Mahuitas untuk memanfaatkan kondisi geografis yang ada dengan ketinggian 650mdpl, sangat cocok untuk tanaman kopi Robusta yang akan menjadi komoditi unggulan masyarakat Mahuitas selain tanaman holtikultura lainnya seperti jagung dan kacang-kacangan.

Usai acara dialog, Bupati Belu bersama rombongan melanjutkan Kunker ke Desa Makir yang merupakan Desa induk dari Desa Mahuitas sebelum pemekaran.

Berita/Foto: Elias Mali, Andy Luan & Auxiliadora

Facebook