Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Selasa (17/12), Uskup Atambua –Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr menjadi pemateri dalam kegiatan Rekoleksi Kategorial Adventus Dekenat Belu Utara Keuskupan Atambua Tahun 2019 bagi para ASN Pemda, instansi Vertikal, TNI/POLRI, karyawan/i BUMN/BUMD se-Kabupaten Belu yang berlangsung di Aula EPC –Emaus Nela, Kecamatan Tasifeto Barat.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

Kegiatan Rekoleksi Kategorial Adventus Dekenat Belu Utara Tahun 2019 ini mengangkat Thema ‘’ Menjadi Gereja Yang Peduli Migran Perantau’’ dimana thema tersebut sekaligus sebagai materi dalam permenungan pada kegiatan rekoleksi kategorial dalam menyongsong hari raya Natal dan Tahun Baru.

Uskup Atambua – Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr dalam paparan materinya menjelaskan sebagai akhir dimasa penantian ini ada tiga hal yang harus kita perhatikan dalam melaksanakan perayaan antara lain liturgi didalam gereja, yang kedua yakni kedatangan Tuhan setiap saat, dan yang ketiga menantikan Tuhan disetiap kesempatan hingga akhir jaman. Dalam rangka persiapan kita dalam menyongsong kedatangan Tuhan, kita diajak untuk merenungkan kesiapan diri kita untuk masuk dalam perayaan Natal. Diharapkan dalam rekoleksi ini semoga dapat dimanfaatkan secara baik untuk mengikuti perefleksian diri dalam iman.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Sesuai thema kita, menjadi gereja yang peduli migran perantau atau kita sebut dengan bermigrasi dan merantau bersama Tuhan, hal ini yang menjadi perhatian baik itu dari pihak gereja maupun pemerintah, karena NTT merupakan salah satu penyumbang masalah migran perantau, banyak penduduk wilayah NTT bekerja keluar negeri melalui jalur ilegal atau jalan tikus. Oleh karena itu banyak hal –hal yang tidak kita inginkan terus terjadi seperti tindak kekerasan kepada tenaga kerja kita, kurangnya ketrampilan yang dimiliki, dan masih banyak lainnya.

Kita berharap gereja maupun pemerintah terus berupaya dan berjalan bersama –sama dalam mengatasi masalah –masalah yang terjadi di masyarakat kita dengan mempersiapkan lapangan pekerjaan dan memberikan pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan serta memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat agar tidak mudah tergoda merantau ke negara lain tanpa ada bekal yang memadai .

Gambar mungkin berisi: 11 orang, orang duduk

Di sela –sela kegiatan rekoleksi kategorial adventus ini juga dilakukan pemutaran video cerita pendek tentang Sakramen Tobat. Usai pemberian materi kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog/diskusi dan tanya jawab para peserta kegiatan rekoleksi.

Berita /Foto: Asih Mukti & Wilson Ch. Bau

Facebook