BERPIKIR KRITIS DAN MEMILIKI DAYA PIKIR YANG BAIK PESAN PENUTUP FESTIVAL LITERASI CERIA II

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Kamis (07/11), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu – Jhonisius R. Mali, SH menutup secara resmi Festival dan Lomba Literasi Ceria Belu II Tahun 2019 yang berlangsung di Aula SSpS Atambua.


Festival Literasi Ceria Belu II Tahun 2019 dengan tema ‘’Membangun Sumber Daya Manusia melalui Pendidikan Kelas yang Berkualitas’’ bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru kelas awal dalam penataan kelas yang kaya aksara dan matematika serta meningkatkan partisipasi/kesadaran orang dewasa dalam mendukung kemampuan literasi yang lebih baik dalam pemenuhan hak-hak anak serta memberikan kesempatan bagi siswa untuk berekspresi melalui partisipasi aktif dan menyuarakan hak anak.

Gambar mungkin berisi: 12 orang, orang tersenyum, dalam ruangan

Dalam Festival Literasi Ceria ini, berbagai perlombaan di selenggarakan yakni menyusun huruf, membaca lancar dan membaca pemahaman untuk siswa kelas 1 – 3 dari 15 sekolah Program Ceria II, untuk 15 guru menjadi peserta lomba mendesain gambar dan memfasilitasi pembelajaran sesuai tema dan 14 orang fasilitator pos baca mengikuti lomba membaca expresif dan menyampaikan praktek serta tantangan selama melakukan pos baca.

Hadir dalam penutupan Festival dan Lomba Literasi Ceria II ini, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Belu – Cyprianus Temu.S.IP, Guru kelas awal, fasilitator pos baca dan siswa kelas 1-3 SD program Ceria se-Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang berdiri dan anak

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu – Jhonisius R. Mali, SH mengungkapkan Literasi itu adalah kemampuan dalam kepribadian sebagai sekolah yang sedang belajar karena mampu mengajarkan bagaimana anak-anak membaca dan menulis. Oleh karena itu dirinya mengucapkan terimakasih kepada Save The Children yang telah melakukan kegiatan Literasi Ceria II ini. Literasi itu sebagai salah satu hal penting menjadi model gebrakan yang menggerakkan semua sektor untuk bersama-sama berpikir kritis dan memiliki daya pikir yang baik .

‘’Literasi ini memiliki peran yang sangat penting didalam dunia pendidikan, oleh karena itu perlu kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Belu untuk bersama-sama memberikan pelayanan yang baik dalam literasi ceria bagi anak-anak yang ada di Kabupaten Belu,” terang Kadis P&K.

‘’Saya juga menyampaikan selamat untuk semua yang telah hadir dan telah turut berpartisipasi Festival dan Lomba Literasi Ceria II ini sehingga bisa terlaksana dan berjalan dengan baik,” tutupnya.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Belu – Cyprianus Temu,S.IP mengatakan kegiatan literasi ini salah satu kegiatan yang sangat baik untuk mendukung dalam pengembangan pendidikan di Kabupaten Belu dan kami sebagai pimpinan DPRD sangat berterimakasih kepada Save the Children yang selama ini membantu pemerintah dalam pengembangan dunia pendidikan .

Gambar mungkin berisi: 1 orang, luar ruangan dan dekat

‘’Harapan dalam kegiatan ini agar kita mendorong Save the Children sehingga kedepan tetap eksis di Kabupaten Belu walaupun masa kerjanya akan berakhir di tahun 2020 sehingga dunia pendidikan di Kabupaten Belu terus mendapat dukungan dari Save the Children,” ungkapnya.

Lanjut Wakil Ketua II kami akan memberikan perhatian dan kontribusi sesuai tugas dan fungsi lembaga DPRD baik dari segi kebijakan maupun mendukung anggaran yang akan disediakan untuk menunjang kegiatan-kegiatan Save the Children.

Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang berdiri

Dalam penutupan Festival Literasi Ceria II ini menjadi ajang pengumuman pemenang Lomba Literasi Ceria II Tahun 2019. Pemenang untuk 5 kategori dalam festival literasi Belu ceria II Tahun 2019 yakni kategori menyusun huruf untuk anak kelas 1, juara I Shafandra Brigita Nahak dari SDK Amahatan, juara II Febriati W. Berek dari SDI Buitae dan juara III Gabriel Gusti Bere dari SDI Motaain. Kategori membaca lancar untuk anak kelas 2, juara I Clarisa N. Kabelen dari SDN Sekutren, juara II Angela Baun dari SDI Ainiba dan juara III Rangel Alfaro Manehat dari Sukabitetek. Kategori membaca pemahaman untuk kelas 3 , juara I Benediktus Tedi Moruk dari SDI Ainiba, juara II Yoseph Ricardo Bere Soares dari SDI Fatuatis dan juara III Maria Goreti Fouk dari SDI Buitae. Kategori mendesain gambar dan memfasilitasi pembelajaran untuk guru kelas 2, juara I Apriyanti Imaculata Mau dari SDK Wehor, juara II Maria Florida Hoar dari SDN Sekutren dan juara III Agusta Lay dari SDI Susuk. Untuk Kategori membaca expresif oleh fasilitator pos baca, juara I Demitria Balok dari Pos baca Pelita, juara II Marcelinus Moruk dari Pos baca Turiskain dan juara III Yormi Oematan dari Pos baca Seroja. Dan para pemenang diberikan hadiah berupa sepeda, piala, piagam dan bingkisan.

Berita/Foto: Mercy Aton dan Cransen Fontes

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *