Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Sabtu (26/10), Lomba lari 10KM Belu Bangkit IV yang pertama kali digelar pada tahun ini telah mendulang antusiasme yang besar baik dari masyarakat dalam kota maupun luar Kota Atambua.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, keramaian, langit, pohon dan luar ruangan

Dengan mengusung konsep Road To Festival Fulan Fehan, Pemerintah Kabupaten Belu bersama Persatuan Pengurus Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Belu kembali menggelar lomba lari 10KM dalam rangka menyongsong peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 91 yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2019.

Salah seorang tokoh masyarakat, Arkadiu Yosep Seran, S.Ag mengatakan, antusiasme dari komunitas lomba lari sangat besar, dimana hampir 500 pemuda – pemudi dari berbagai sekolah memadati arena lomba. Atas dasar itu, maka perhelatan ini kembali digelar.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, telepon

“Kita berharap, lomba lari 10KM Belu Bangkit IV ini sebagai event yang ditunggu-tunggu komunitas lari, yang juga menjadikan 10KM sebagai lomba lari penutup tahunan setelah beberapa event yang lain,” ujar Arka kepada media ini usai lomba.

Menurut Arka, partisipasi masyarakat dalam mengikuti event ini cukup tinggi. Hal itu ditunjukkan dengan banyaknya peserta yang mendaftar, baik dari Kabupaten Belu sendiri maupun dari Kota Kupang.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri, berjalan, sepatu dan luar ruangan

“Tahun ini ada 470 peserta yang ikut dalam lomba 10KM. Itu artinya animo masyarakat cukup tinggi. Kami yakin untuk penyelenggaraan 10KM Belu Bangkit IV tahun depan pesertanya akan lebih banyak lagi.Tentunya hal ini dapat meningkatkan roda perekonomian di kota Atambua,” jelas Arka yang juga adalah Guru Agama pada salah satu sekolah di Kabupaten Belu.

Foto/Berita: Frans Leki & Bene Luan

Facebook