4 CALON MAJU DI PILKADES KENEBIBI

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu (16/10), Sebanyak 4 kandidat Calon Kepala Desa (CAKADES) mengikuti Pemilihan Kepala Desa (PILKADES) 2019, bertempat di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Perbatasan RI – RDTL.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk, orang berdiri, pohon dan luar ruangan

4 calon yang mengikuti pilkades tersebut, yakni Isidoro Noronha Vicente, S.IP, Petrus Kapir, Maria Yovita Anok dan Bernadete Boe.

Pantauan media Kominfo Belu saat perhitungan suara diantara 4 calon ini hampir sama. Namun sesuai hasil perhitungan akhir, calon nomor urut 2 atas atas nama Petrus Kapir, berhasil keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara sebanyak 606 suara. 3 calon lainnya, masing – masing Maria Yovita Anok meraup 421 suara, disusul Bernadete Boe 322 suara, kemudian disusul Isidoro Noronha Vicente, S.IP dengan perolehan 59 suara.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang duduk, tabel dan dalam ruangan

Penjabat Kepala Desa Kenebibi – Severino Peirera mengatakan, dalam rangka pemilihan Kepala Desa dari tahap awal hingga persiapan pelaksanaan, pendistribusian logistik mulai dari Pemerintah Kabupaten Belu dalam hal ini Dinas PMD ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) berjalan lancar dan aman. Dirinya menambahkan, tahun ini antusiasme masyarakat dalam menggunakan hak suaranya dalam pilkades kali ini cukup tinggi bila dibandingkan tahun – tahun sebelumnya.

“ Distribusi logistik ke Desa Kenebibi tidak ada masalah. Selaku pemerintah desa, dalam pilkades ini, kita memilih pemimpin untuk masa jabatan selama 6 tahun ke depan. Karena itu, pilihan yang ingin kita jatuhkan betul – betul dapat bermanfaat untuk kemajuan Desa Kenebibi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Desa Kenebibi – Hendrikus P. Siku menyebut, tugas dan tanggungjawab pihaknya sebelum pilkades adalah meregistrasi atau memvalidasi data pemilih yang akan ikut dalam pilkades, setelah registrasi, ternyata ada sekitar 200 pemilih yang namanya tidak diakomodir dalam DPT, sehingga pihaknya mengembalikan kepada kinerja atau tugas dari Kepala Dusun, RT dan RW.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

“ Secara tupoksi Kepala Dusun, RT, RW tidak masuk dalam panitia, tetapi panitia saat melakukan validasi data atau merigis ulang data selalu melibatkan Kepala Dusun, RW dan RT. Saya jamin sebagai ketua panitia kekeliruan pasti ada. Tetapi tidak melampaui kekeliruan kami. Saya jamin tidak sampai 10 nama yang tidak diakomodir dalam DPT pilkades. Saya harap, semua pemilih baik calon maupun tim sukses atau tim kerja tetap satu komitmen dalam menerima hasil demokrasi kali ini. Siapapun yang terpilih dia adalah pejabat desa kenebibi, aspirasi masyarakat dan dia adalah inan no aman Desa Kenebibi,” kata Hendrikus.

Dirinya menambahkan, secara keseluruhan pemilih di Desa Kenebibi berjumlah 2.333 pemilih, terdiri dari laki – laki sebanyak 1.140 jiwa dan perempuan 1.193 jiwa.

“ Sebelum pemilihan, kami membuka tahapan kampanye yang dibuka oleh panitia pada tanggal 16 September hingga 10 Oktober 2019 dan ditutup dengan pemaparan visi dan misi pada tanggal 12 Oktober 2019. Ternyata, semua tahapan itu dapat dilaksanakan dengan baik,” ucapnya.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk, tabel dan luar ruangan

Untuk diketahui, Desa Kenebibi memiliki 5 Tempat TPS, yakni TPS I beralamat di Dusun Fatukmetan dengan jumlah pemilih sebanyak 394 orang, TPS II di Dusun Makfao dengan jumlah pemilih 479 orang, TPS III di Dusun Weain dengan jumlah pemilih 428 orang, TPS IV di RT 11 RW 03 dengan jumlah pemilih 466 orang dan TPS V berada di RT 11 RT 04 dengan jumlah pemilih 566 orang.

Foto/Berita: Frans Leki & Sipri Luma

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *