TIM VERIFIKASI : INCENERATOR RSUD ATAMBUA ATAMBUA SEGERA MILIKI IJIN PASCA VERIFIKASI

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU– Rabu (11/09), Tim Verifikasi dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI memantau secara dekat fasilitas Incenerator dan sekaligus verifikasi pemenuhan komitmen Rumah Sakit Umum Daerah Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, Wilayah Perbatasan RI -RDTL.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, pohon, langit, tanaman dan luar ruangan

Incenerator adalah sebuah mesin yang dimanfaatkan sebagai pembakar sampah/limbah, bahan berbahaya dan berancun (B3) yang dioperasikan dengan menggunakan teknologi pembakar dengan suhu tinggi, sehingga hasilnya berupa debu sangat minim, hasil pembakaran berupa emisi gas dan partikulat ramah terhadap lingkungan.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

Kepala Seksi Pengolahan Limbah B3 pada Ditjen Pengelolaan limbah B3 KLHK RI – Sorwati Siregar mengatakan tahapan verifikasi ini merupakan tahapan atau proses akhir yang dilakukan pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dalam hal ini Ditjen Pengolahan sampah, limbah dan B3 sebagai salah satu proses untuk mendapatkan ijin pengoperasian Incenerator di RSUD Mgr. Gabriel manek, SVD Atambua.

“ Saya hadir disini dalam rangka verifikasi pemenuhan komitmen RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD, yang mana setelah tahapan ini secara lisan saya sampaikan bahwa secepatnya akan dikeluarkan Ijin pengoperasiannya paling lambat satu bulan,” ujarnya dalam tatap muka bersama media di Ruang Rapat Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD, Atambua, Rabu (11/09).

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan luar ruangan

Dirinya menjelaskan untuk memberlakuan Ijin pengoperasian incenerator secara efektif, ada dua surat yang nantinya akan dikeluarkan dari Kementerian KLHK, yaitu surat pernyataan telah memenuhi komitmen yang disampaikan oleh Menteri LHK ke RSUD Mgr.Gabriel Manek,SVD dan pemberitahuan atau notifikasi ke lembaga Online Single Submission (OSS ) dan kemudian dikeluarkan surat pemberlakukan ijin secara efektif.

“ Jadi, persyaratan administrasi yang harus dilengkapi berupa ijin Lingkungan, ijin TPS, ijin IPAL sehingga bisa memperoleh ijin pengolahan limbah B3,” jelasnya.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri

Sementara itu, Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD, Atambua, – Drg. Ansila Eka Muti mengutarakan berbagai tahapan telah dilalui dan setelah tahap akhir verifikasi ini RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua dipastikan akan memperoleh Ijin pengoperasian Incenerator atau ijin pengolahan limbah B3.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, dekat

Dirinya mengatakan sebagai salah satu RS rujukan Regional, syarat mutlak yang harus dipenuhi untuk akreditasi adalah dengan memiliki ijin Incenerator.
“Saya sangat senang dan mudah – mudahan RSUD Mgr. Gabriel manek, SVD bisa menjadi contoh untuk rumah sakit lainnya yang ada di NTT,” tegas Direktur RSUD Mgr. Gabriel manek, SVD.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang berdiri, pohon dan luar ruangan

Selain Tim dari Kementerian LHK RI, hadir menyaksikan verifikasi ini Kepala, Sekretaris dan jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu.

Berita/Foto : Norci Man & Sipri Luma

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *