DINKES BELU SELENGGARAKAN KEGIATAN ORIENTASI PENTINGNYA TABLET TAMBAH DARAH BAGI REMAJA PUTRI

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Kamis (05/09), Dinas Kesehatan Kabupaten Belu mengadakan kegiatan Orientasi Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Remaja Putri bagi Kepala Sekolah dan Guru UKS se-Kabupaten Belu, bertempat di aula Hotel Permata – Atambua.

Orientasi Pemberian Tablet Tambah Darah bagi Remaja Putri ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi remaja putri sehingga dapat memutus mata rantai terjadinya stunting, mencegah anemia dan meningkatkan cadangan zat besi dalam tubuh sebagai bekal dalam mempersiapkan generasi yang sehat, berkualitas dan produktif sehingga diharapkan kepala sekolah dan guru dapat memberikan pemahaman serta motivasi kepada siswa dan orangtua, akan pentingnya minum tablet tambah darah untuk meningkatkan kualitas kesehatan remaja putri.

Kegiatan Orientasi Pemberian TTD ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekda Belu – Drs. Arnoldus Bria Seo, dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu–Thresia M. B. Saik, S.KM., M.Kes, Para Kepala Sekolah dan Guru UKS tingkat SMA dan SMP Se- Kabupaten Belu.

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekda Belu – Drs. Arnoldus Bria Seo mengatakan pemerintah daerah berkeinginan untuk generai penerus dalam hal ini remaja putri, tidak ada yang minus dalam berbagai hal fisik, juga termasuk daya pikir, karena kalau fisiknya baik pasti mentalnya juga akan baik.

l

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu – Thresia M. B. Saik, S.KM., M.Kes mengungkapkan bahwa sebagai upaya untuk penurunan stunting dan mempersiapkan remaja putri menjadi ibu yang sehat di masa mendatang, sebagai salah satu upaya yang di lakukan oleh Dinas Kesehatan bersama jajaran dengan pemberian tablet tambah darah yang diminum oleh remaja putri SMP dan SMA maupun remaja putri luar sekolah.

Saya berharap dengan pemberian tablet ini hubungan dari sekolah khususnya Kepala Sekolah dan Guru UKS agar selalu mendukung penuh kegiatan ini sehingga memberi kesempatan kepada teman-teman jajaran kesehatan di Puskesmas untuk datang ke sekolah-sekolah dan memberikan tablet tambah darah sehingga anak-anak bisa minum setiap minggu 1 tablet obat tambah darah karena dengan pemberian tablet tambah darah sangat penting bagi remaja putri yang ada di Kabupaten Belu.

Sebanyak 94 peserta yang mengikuti kegiatan orientasi pemberian TTD Remaja yang terbagi dalam 2 (dua) gelombang yakni gelombang I : 54 orang dan gelombang II : 40 orang. Sebagai narasumber dalam orientasi ini dari Pengelola Program Kesehatan Remaja pada Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Kepala Bidang Kesmas pada Dinas Kesehatan Kabupaten Belu serta Kepala Puskesmas Umanen – Dr. Meinita Ginting dengan materi Cegah Anemia pada Remaja Putri.

Berita/Foto : Mercy Aton & Jhon Dasilva

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *