YAYASAN MEKAR PRIBADI GELAR PELATIHAN PEMBUATAN FILM PENDEK

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU— Rabu(28/08), Yayasan Mekar Pribadi menggelar pelatihan pembuatan film pendek bertempat di Gedung Wanita Betelalenok Atambua, Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang tersenyum, orang berdiri

Kegiatan Pelatihan yang mengusung tema “ Tanamkan Nilai Pancasila Melalui Unggahan Konten Positif di Media Sosial” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 28-29 Agustus 2019 ini bertujuan untuk menggali kreatifitas anak akan nilai-nilai budaya lokal yang ada di daerah untuk dijadikan sebuah dokumen atau film pendek. Pelatihan ini melibatkan para pelajar tingkat SLTP, SLTA, SMK, Komunitas Sosial Keuskupan Atambua, Komunitas Rumah Estribi, Komunitas Belu Institut Seni-Indonesia Surakarta.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang duduk

Wakil Bupati Belu disela-sela kegiatan menyampaikan kami selalu mempunyai nilai tradisi budaya yang selalu menjadikan kebersamaan dalam bentuk persatuan sebagai dasar pergaulan dan kekerabatan, sebagai contoh di dalam berbagai tarian selalu bersama-sama dengan membentuk lingkaran sambil bernyanyi dan bergandengan tangan hal ini sebagai bentuk simbol persatuan dan kesatuan yang di tinggalkan para leluhur.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang berdiri

Lanjut Wakil Bupati, sumpah pemuda adalah sumpah persatuan yang terkandung nilai-nilai persatuan dari yang berbeda-beda, dimana menyatukan semua perbedaan yang ada di Republik Indonesia di satukan dalam satu sumpah yakni satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa dalam pergerakan dan perjuangan untuk mencapai kemerdekaan. Nikmat dari sumpah ini ada dan hidup dalam nilai-nilai kekerabatan dan solidaritas kemasyrakatan di Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 9 orang, orang duduk

‘’Saya mengapresiasi workshop ini karena berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila dan baru pertama kali dalam workshop di bicarakan nilai-nilai Pancasila sejak P4 dibubarkan yang di fokuskan pada persatuan dan kesatuan yang kuat dari berbagai suku dan golongan di Indonesia dalam menghadapi paham radikalisme, terorisme dan fitnah dari segelintir orang yang menganggu persatuan dan kesatuan bangsa,’’ kata wabup.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri

Ketua Yayasan Mekar Pribadi – Oetari Noor Permadi mengatakan tujuan dari workshop untuk memberikan keterampilan kepada anak-anak muda agar dapat menggunakan media sosial untuk hal-hal yang produktif yaitu menjadi produsen konten-konten yang positif sehingga dapat meningkatkan pemahaman terhadap sila ke tiga pancasila dan menggambarkannya dalam bentuk audiovisual, karena anak-anak jaman sekarang mampu memahami dan menguasai teknologi yang sedang di gandrungi.

Gambar mungkin berisi: 19 orang, orang tersenyum

‘’ Kita bisa mengubah untuk menghilangkan gadget, tetapi kita bisa mengubah kecanduan anak muda dengaan gadget menjadi sesuatu yang positif dan membentuk karakter mereka,’’ ungkapnya.

‘’Saya berharap peserta dapat banyak manfaat dan kedepan anak-anak muda terus menerus berkarya agar keahlian yang di miliki bisa diikut sertakan ke festival yang ada ditingkat Kabupaten, Provinsi bahkan nasional.

Pemateri pada workshop ini Dosen Institut Kesenian Jakarta – Petrus D. Sitepu, S,Sn, Ilkom.

Berita/Foto: Ichy Klau & Okto Mali

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *