UPDATE KETERAMPILAN TENAGA MEDIS, IDI GELAR SEMINAR & WORKSHOP KESEHATAN DI KABUPATEN BELU

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Sabtu (24/8), Guna memperbaharui atau mengupdate ilmu dan keterampilan tenaga medis, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Belu melaksanakan Seminar dan Workshop IDI Kabupaten Belu, bertempat di Aula Hotel King Star, Atambua.

Gambar mungkin berisi: orang duduk, tabel dan dalam ruangan

Seminar yang melibatkan seluruh tenaga medis di Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka ini mengangkat judul yakni “3rd Atambua Clinical Update”.
Wakil Bupati Belu, Drs. J. T. Ose Luan mengatakan pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang harus dilaksanakan secara berkesinambungan dan terus menerus. Keberhasilan pembangunan kesehatan masyarakat dipegaruhi oleh banyak faktor, banyak aspek, banyak hal. Yang didalamnya tentang keberadaan SDM, berbagai macam penyakit dan obat – obatan.

Wabup Ose Luan menyebutkan pembangunan kesehatan masyarakat akan tercapai dengan baik, tentunya di dukung juga dengan keberadaan Perawat dan Dokter yang berkualitas.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

“Oleh karena itu, saya menganggap pertemuan kali ini merupakan salah satu upaya dan usaha daripada IDI berserta jajarannya untuk berkumpul membicarakan tentang peran dan fungsi tenaga medis, yang memerlukan kecepatan dan ketepatan penanganan sehingga mencegah terjadinya kasus kematian dan hal – hal yang tidak diingingkan,” ujar Wabup Ose Luan ketika menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Seminar dan Workshop IDI Kabupaten Belu, pada Sabtu (24/08/2019).

Wabup menyampaikan terima kasih kepada para Dokter spesialis RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia yang bersedia hadir dalam kegiatan ini.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kabupaten Belu – Dr. Theodorus L. Mau Bere menjelaskan bahwa sesuai dengan Judul 3rd Atambua Clinical Update, IDI mempunyai kewajiban khusus untuk secara terus – menerus menghelatkan kegiatan seperti ini, demi meningkatkan kemampuan dan keterampilan para tenaga medis, agar sukses menjalankan peran dan fungsinya sebagai Perawat dan Dokter.

“ Jadi, kegiatan ini sudah kami rencanakan setiap tahunnya rutin dilaksanakan untuk mengupdate keterampilan para tenaga medis dan sekaligus untuk memperoleh Satuan Kredit Profesi (SKP) yang akan di penuhi selama 5 Tahun,” kata Dr.Theo Mau Bere, disela – sela kegiatan berlangsung.
Ia menyebutkan, seminar dan workshop ini sudah dihelat sebanyak tiga kali dalam tahun 2019, dengan maksud para perawat dan dokter mengupdate pengetahuan mereka.

Gambar mungkin berisi: 9 orang, orang tersenyum, orang berdiri

Kegiatan ini didukung oleh BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, RSUD Mgr. Gabriel MAnek, SVD dan PPNI cabang Belu.

Berita/Foto: Norci Man & Hengki Mao

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *