KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH REPUBLIK INDONESIA GELAR PELATIHAN VOCATION DAERAH PERBATASAN

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Senin(19/08), Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Belu – Drs. Hasan Mukin membuka kegiatan pelatihan Vocation Daerah Perbatasan Kabupaten Belu, berlangsung di Aula Hotel Intan Atambua.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri, duduk, anak dan dalam ruangan

Kegiatan Pelatihan Vocation Daerah Perbatasan bidang pengolahan makanan/kue dari daun kelor ini diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia. Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia bekerjasama Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Belu ini bertujuanuntuk meningkatkan pengetahuan bagi masyarakat serta sebagai upaya memberikan peluang baru bagi para pelaku usaha khususnya para UKM yang masih kurang dibidang pengolahan makanan/kue dengan memanfaatkan bahan alam seperti daun kelor. Melalui penggembangan ekonomi lokal ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang besar dalam peningkatan kreativitas dan inovasi dari para UKM agar dapat meningkatkan perekonomian khususnya diwilayah perbatasan. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dari tanggal 19-21 Agustus 2019, dengan menghadirkan para ibu–ibu pkk dan kelompok UKM dari enam desa yang ada di wilayah perbatasan.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, orang duduk

Pada acara pembukaan ini juga ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Kepala Dinas Kopersi dan UKM Kabupaten Belu kepada dua orang peserta pelatihan yang mewakili.

Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Belu – Drs. Hasan Mukin mengatakan pelatihan ini dilakukan bagi para ibu–ibu yang ada dikecamatan perbatasan, dalam rangka penggolahan bahan lokal yang memberikan nilai ekonomis dan bahan yang digunakan adalah daun kelor, hal ini sesuai dengan program Pemerintah Provinsi untuk membudidayakan daun kelor disemua Kabupaten, dan penggolahan daun kelor ini akan dipamerkan pada pameran di Smesco Indonesia.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang berdiri dan dalam ruangan

Asisten Deputi Pengembangan Peran Serta Masyarakat dari Kementerian Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia – Zaenal Abidin mengatakan pelatihan yang dilaksanakan didaerah perbatasan ini merupakan salah satu inovasi dan ternyata daun kelor ini bisa dimanfaatkan bagi masyarakat untuk pembuatan cake, pudding, bahan baku brownis, dan ini merupakan salah satu terobosan dan peluang untuk memenangkan pasaran dibidang UKM, diharapkan dengan adanya pelatihan ini kita bisa memberitahukan pada dunia luar ternyata manfaat daun kelor ini sangat banyak, apalagi untuk kesehatan.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, dalam ruangan

Asisten Deputi juga menambahkan pelatihan ini akan dilakukan selama tiga hari dan akan lebih ditekankan pada praktek, cara pembuatan dan praktek bagaimana memperoleh cita rasa yang baik dan bagaimana menginovasi dalam penggembangan pangan dari tanaman daun kelor.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tanaman dan dalam ruangan

Sebagai informasi kegiatan pelatihan Vocation Daerah Perbatasan bidang pengolahan makanan/kue dari daun kelor ini dibagi menjadi dua kelas yakni kelas A berlangsung di aula Hotel Intan dengan peserta dari Desa Naekasa, Desa Maquitas, dan Desa Ekin. Sebagai pemateri pertama yakni Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Belu – Drs. Hasan Mukin dengan materinya manajemen koperasi, Sementara kelas B berlangsung di aula hotel liurai dengan peserta dari desa Raifatus, Desa Fatu Ba’a dan Desa Duarasi Raiulun, sebagai pemateri di hari pertama yakni Kabid Pengembangan dan Pemberdayaan Koperasi – Enny E. Giri, S.Sos, dengan materinya kewirausahaan.

Berita/Foto: Asih Mukti & Bene Luan

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *