Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Jumat(16/08), Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melakukan Sosialisasi Bela Negara Dalam Rangka Roadshow Bela Negara Bagi Masyarakat Perbatasan di Atambua Kabupaten Belu Perbatasan Negara Indonesia – Timor Leste. Kegiatan sosialisasi yang melibatkan Pelajar, Pramuka, Kader Bela Negara dan FKPPI di Atambua ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan, bertempat di Gedung Wanita Betelalenok.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang berdiri, pohon, anak dan luar ruangan

Sebelum kegiatan berlangsung, Wakil Bupati Belu, Perwakilan Ditjen Pothan Kemenhan RI, Dandim 1605 Belu, Dansatgas RI–RDTL Yonif 408/Suhbrasta disambut dengan pengalungan selendang dan tarian likurai oleh para penari dari sanggar Kabuna.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan menekankan bela negara ini merupakan sebuah konsep yang disusun untuk mempertahankan eksistensi negara yang dijalankan secara menyeluruh, teratur oleh setiap Warga Negara Indonesia (WNI).

“Bela Negara, ini kata menjadi sangat penting bagi setiap WNI, pemikiran orang awam yang bisa membela negara TNI tetapi sebagai Warga Negara yang baik Bela Negara itu harus ada dalam setiap diri kita, TNI itu Utama bila negara terganggu dan diganggu,” tegas Wabup Ose Luan ketika menyampaikan sekapur sirihnya dalam kegiatan sosialisasi Bela Negara Dalam Rangka Roadshow Bela Negara Bagi Masyarakat Perbatasan di Atambua Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, bunga

Ia menambahkan bahwa Bangsa Indonesia ini mempunyai dasar Negara yang hebat, oleh Karena itu, sebagai Warga Negara perlu dijaga, dipelihara dan dibela dalam satu ikatan persatuan.

“ Jadilah orang merdeka yang memiliki kemampuan bangsa yang merdeka yang dihadirkan oelh Tuhan kepada bangsa. Bayangkan saja Indonesia dengan berbagai perbedaan bisa merdeka dalam satu ikatan persaudaraan,” katanya.

Wabup Ose Luan juga menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Belu, dan masyarakat berbangga kepada Kementerian Pertahanan yang berkesempatan hadir di Kabupaten Belu untuk menanamkan nilai – nilai kejuangan, nilai – nilai tau diri sebagai anak – anak bangsa dan sebagai orang Indonesia, nilai untuk meyakini bahwa Indonesia ini hebat dan untuk semua itu hanya generasi inilah yang mampu mengambil alih seperti dulu untuk mempersatukan etnis – etnis dan perbedaan dalam satu sumpah.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, keramaian dan dalam ruangan

Sementara itu, dalam sambutan Dirjen Pothan Kemhan RI yang dibacakan oleh Analis Madya Direktorat Sumdahan Ditjen Pothan Kemenhan – Kolonel Arh.Eko Juni Kamtono, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dalam kegiatan sosialisasi bela negara bagi masyarakat perbatasan di Atambua Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2019.

Dirinya mengatakan kegiatan ini menjadi sangat penting di samping sebagai Wahana menjalin silaturahmi dan komunikasi antar komponen bangsa serta menyatukan langkah dalam upaya pembinaan kesadaran Bela Negara kepada seluruh Warga Negara, karena bela negara merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan nasional sehingga pelaksanaannya tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan semata akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang tersenyum, orang berdiri dan dalam ruangan

Ia pun berharap agar kegiatan ini akan menghasilkan kesadaran yang memiliki jiwa nasionalisme dan cinta tanah air sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam upaya pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas guna turut menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara di tengah derasnya arus globalisasi.

Acara Pembukaan Sosialisasi Bela Negara Dalam Rangka Roadshow Bela Negara Bagi Masyarakat Perbatasan di Atambua ini ditandai dengan penyerahan Plakat dari Kementerian Pertahanan RI kepada Pemerintah Kabupaten Belu.

Berita / Foto : Norci Man & Bene Luan

Facebook