PENUTUPAN RAPAT TEKNIS PEMETAAN PROGRAM, KEGIATAN DAN SUMBER ANGGARAN

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Kamis (14/08), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu – Dra. Theresia M. B. Saik, S.K.M, M.Kes menutup secara resmi kegiatan rapat teknis Pemetaan Program, Kegiatan dan Sumber Anggaran dalam Mendukung Konvergensi Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting), berlangsung di Aula Hotel King Star Atambua, Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Rapat teknis Pemetaan Program, Kegiatan dan Sumber Anggaran dalam mendukung Konvergensi Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) yang di selenggarakan Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Sekretariat Wakil Presiden bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu dan Tim TP2AK Kabupaten Belu dengan menghadirkan Perwakilan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, Kepala Puskesmas dan Staf, serta Kepala Desa dan Staf yang ada pada 5 Desa di wilayah Kabupaten Belu.

Dra. Theresia M. B. Saik, S.K.M, M.Kes mengatakan terkait rapat teknis ini tentang bagaimana perencanaan, penganggaran, pembiayaan yang dilakukan secara terintegrasi sampai di tingkat Desa, dalam hubungannya sebagai upaya dalam mencegah penurunan stunting yang dilakukan secara bersama –sama dan ditahun 2019 ada 10 Desa prioritas untuk penanggulangan stunting dan saat ini ada 5 desa yang hadir untuk mengikuti rapat teknis yakni Desa Nanaet, Desa Tohe, Desa Nualain, Henes dan luterato. Dan untuk pembiayaan yang ada di desa dengan berbagai sumber dana bisa didapatkan dari OPD–OPD dan dana desa serta dana lainnya dengan kaitan upaya penurunan stunting.

Gambar mungkin berisi: 2 orang

‘’ Kegiatan ini difasilitasi oleh tim setwanpres dan ternyata bisa membuat perencanaan sesuai dengan program kerja yang ada di wilayahnya masing–masing dalam penurunan stunting, besarannya tidak semua desa sama tergantung dari program dan kegiatan yang ada didesa masing –masing dan setiap anggaran untuk setiap desa bisa berbeda dari desa satu dengan desa lainnya,” katanya.

Ketua Tim Pencegahan Penanggulangan Bencana pada Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Sekretariat Wakil Presiden – Sutikno mengatakan, Rapat kerja teknis ini merupakan salah satu upaya untuk konvergensi tentang program dan kegiatan sumber penganggaran yang tersebar diberbagai OPD diharapkan terpadu sehingga membantu dalam percepatan upaya pencegahan stunting, ini merupakan strategi nasional percepatan pencegahan stunting yang ada dipilar ke tiga, untuk rapat kerja teknis di Belu dengan mengundang 10 OPD di Belu dari 10 Desa prioritas yang menjadi fokus dalam percepatan stunting dan kami mengambil lima sampel atau 5 Desa.

Dalam kegiatan ini OPD memetakan berbagai program dan berbagai sumber kegiatannya dan desa juga melakukan hal yang sama selanjutnya digabungkan menjadi program kegiatan sehingga setiap desa tersebut bisa diketahui ada berapa progaram yang terkait dalam penanggulangan stunting.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

5 desa yang hadir pada rapat teknis Pemetaan Program, Kegiatan dan Sumber Anggaran dalam mendukung Konvergensi Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) yakni Desa Nanaet, Desa Tohe, Desa Nualain, Desa Henes dan Desa Luterato.

Turut hadir dalam kegiatan ini Perwakilan dari masing-masing OPD lingkup Pemda Belu serta para Kepala Desa.

Berita/Foto: Asih Mukti & Bene Luan

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *