PGRI BELU GELAR KONFERENSI KABUPATEN UNTUK WUJUDKAN MUTU PENDIDIKAN

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Sabtu (03/08), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Belu menggelar Konferensi PGRI Kabupaten Belu Tahun 2019 dengan mengusung tema “Mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi dan peranannya dalam meningkatkan mutu pendidikan Abad XXI”, berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan luar ruangan

Sebelum mengawali kegiatan Konferensi PGRI Kabupaten, Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu – Marsianus Loe Mau,SH, Ketua PGRI Provinsi NTT – Drs. Octo Ouwpoly dan sejumlah pengurus PGRI Provinsi NTT dan Kabupaten Belu disambut dengan tarian likurai oleh para penari dari SMP Katolik Donbosco Atambua.
Kegiatan Konferensi PGRI ini secara resmi dibuka oleh Bupati Belu, didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Ketua PGRI Provinsi NTT dan juga Ketua PGRI Kabupaten Belu – Drs. Leonardus Un.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH mengatakan atas nama Pemkab Belu menyampaikan terima kasih dan menyambut baik atas terselenggaranya Konferensi PGRI Kabupaten Belu Tahun 2019. Bupati Belu menambahkan dengan dijiwai semangat proklamasi 17 Agustus 1945, PGRI lahir di bawah panji perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia, karenanya PGRI hadir bukan hanya ikut serta memperjuangkan kedaulatan NKRI tetapi juga berperang melawan kebodohan dan keterbelakangan, sekaligus berjuang untuk mengangkat harkat dan martabat guru.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang tersenyum, orang berdiri

Dalam mewujudkan dan meningkatkan mutu pendidikan abad 21, sistem pendidikan nasional dihadapkan pada tantangan yang amat kompleks tetapi menarik. Karena itu, PGRI sebagai organisasi profesi juga ditantang agar mampu menggerakan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan memberikan andil tidak hanya dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah, tetapi lebih dari itu harus merasa terpanggil untuk ikut melahirkan pemikiran transformatif dalam pengembangan kebijakan pemerintah, pengelolaan program pembangunan di pusat dan di daerah.

Gambar mungkin berisi: 2 orang

“Saya menyampaikan terima kasih kepada para guru atau tenaga pendidik yang selama ini tidak mengenal lelah dalam memperjuangkan pendidikan. Terima kasih juga saya sampaikan kepada pemerintah pusat utamanya Kemendikbud, dan Pemerintah Daerah, yang telah menempatkan PGRI sebagai mitra strategis dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan serta merespon perjuangan PGRI,” kata Bupati Belu.

Ia berharap, agar para pengurus PGRI yang ada di semua tingkatan mengawal perjuangan dan aspirasi para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan profesionalisme, kesejahteraan, dan perlindungan dengan mengedepankan dialog, berbasis data, santun dan bermartabat tanpa membedakan status guru apapun termasuk guru PAUD.

Gambar mungkin berisi: 7 orang, orang duduk

“Jadikanlah PGRI sebagai rumah besar guru, pendidik, dan tenaga kependidikan dalam memperjuangkan aspirasi, tempat saling bertumbuh dan berbagi, tempat silahturahmi membangun dan menyebarkan kebaikan bagi negeri,” tegasnya.

Sebelumnya Ketua PGRI Provinsi NTT – Drs. Octo Ouwpoly menjelaskan Konferensi Kabupaten ini merupakan suatu forum organisasi tertinggi di Kabupaten sesuai AD/ART PGRI yang memiliki tujuan untuk menilai laporan hasil kinerja pengurus masa bakti sebelumnya, menetapkan program kerja dan rencana anggaran untuk 5 tahun ke depan dan memilih pengurus baru untuk masa bakti 5 tahun berikutnya. Oleh karena itu, melalui konferensi ini diharapkan adanya penilaian dan koreksi yang realistik dan konstruktif terhadap semua kegiatan yang dilaksanakan serta membahas ide dan gagasan cerdas untuk program yang akan dilaksanakan dalam waktu 5 tahun ke depan.

Gambar mungkin berisi: 9 orang, orang tersenyum, orang berdiri

“Konferensi ini memiliki nilai penting bagi eksistensi PGRI terutama dalam mewujudkan peran sertanya dalam pembangunan pendidikan dan perjuangan guru,” ujar Ketua PGRI Provinsi NTT, ketika menyampaikan sambutan pada kegiatan pembukaan Konferensi Kabupaten PGRI di Kabupaten Belu, pada Sabtu, 03/08/2019.

Berita/ Foto: Norci Man

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *