Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu (31/07), Tim Dokter asal Australia yang tergabung dalam Overseas Specialist Surgical Association of Australia (OSSAA) atau Himpunan Dokter Spesialis dari Australia bersama RS Katolik Marianum Halilulik melakukan bakti sosial berupa operasi bibir sumbing secara gratis kepada 28 pasien, terhitung selama 4 hari dari Selasa, 30 Juli 2019 hingga Jumat, 02 Agustus 2019 yang berlangsung di RS. Katolik Marianum Halilulik, Kecamatan Tasifeto Barat.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk dan dalam ruangan

Menurut Direktur RS. Katolik Marianum Halilulik – Dr. Lau Fabianus, yang ditemui disela-sela kegiatan baksos operasi bibir sumbing mengungkapkan Baksos operasi bibir sumbing ini sudah dilaksanakan sejak Tahun 2007 sampai sekarang, untuk membantu warga yang ada di Kabupaten Belu dan sekitarnya.

“Sebenarnya, kerjasama dengan dokter asal Australia ini sudah dimulai sejak Tahun 2007 sampai dengan sekarang. Tujuannya untuk membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat di daerah yang keterbatasan sumber daya, tidak didalam Negara Australia namun di Luar Negara Australia,” kata Dr. Fabi.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum, berdiri

Ia menambahkan Operasi bibir sumbing yang dilakukan tim dokter asal Australia di RSK. Marianum ini mulai terhitung dari hari Selasa (30/7/2019). Pada hari pertama terdapat tujuh pasien yang melakukan Operasi Bibir sumbing, sedangkan untuk hari kedua sembilan pasien, dan dua hari selanjutnya masing – masing enam orang pasien yang akan melakukan operasi bibir sumbing.

“Pasien yang mendaftarkan diri ini bukan saja dari Kabupaten Belu, akan tetapi dari Kabupaten TTS, Kabupaten Malaka dan sekitanya,” jelasnya.

Dr. Fabi mengapresiasi pihak OSSAA yang sudah berkesempatan hadir di Kabupaten Belu dan kedepannya diharapkan kegiatan ini terus berlanjut untuk meringankan beban masyarakat.

Tim Dokter asal OSSAA yang datang di Kabupaten Belu ini berjumlah 5 orang yang dikoordinatori oleh Dr. Spesialis Ahli Bedah Plastik, Dr. Mark Moore.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang tersenyum

Dr. Mark Moore kepada media Kominfo mengatakan kedatangan di wilayah Timor Barat ini sejak tahun 1990 dan kami sudah menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan RS. Halilulik sejak tahun 2007, sehingga bakti sosial berupa bibir sumbing ini akan terus berlanjut. Kami melakukan kegiatan ini didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Belu.

“Kami datang untuk tujuan memberikan pelayanan kesehatan dan membagi ilmu pengetahuan kepada tenaga kesehatan yang ada di RSK Marianum Halilulik secara khusus ilmu dibidang bedah,” jelasnya.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

Turut menyaksikan operasi bibir sumbing ini Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu – Lidwina Viviawati Ng Lay dan Kabag Protokol dan Komunikasi Publik Setda Belu – Hironimus Mau Luma.

Berita / Foto : Norci Man & Andi Luan

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu (31/07), Tim Dokter asal Australia yang tergabung dalam Overseas Specialist Surgical Association of Australia (OSSAA) atau Himpunan Dokter Spesialis dari Australia bersama RS Katolik Marianum Halilulik melakukan bakti sosial berupa operasi bibir sumbing secara gratis kepada 28 pasien, terhitung selama 4 hari dari Selasa, 30 Juli 2019 hingga Jumat, 02 Agustus 2019 yang berlangsung di RS. Katolik Marianum Halilulik, Kecamatan Tasifeto Barat.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk dan dalam ruangan

Menurut Direktur RS. Katolik Marianum Halilulik – Dr. Lau Fabianus, yang ditemui disela-sela kegiatan baksos operasi bibir sumbing mengungkapkan Baksos operasi bibir sumbing ini sudah dilaksanakan sejak Tahun 2007 sampai sekarang, untuk membantu warga yang ada di Kabupaten Belu dan sekitarnya.

“Sebenarnya, kerjasama dengan dokter asal Australia ini sudah dimulai sejak Tahun 2007 sampai dengan sekarang. Tujuannya untuk membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat di daerah yang keterbatasan sumber daya, tidak didalam Negara Australia namun di Luar Negara Australia,” kata Dr. Fabi.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum, berdiri

Ia menambahkan Operasi bibir sumbing yang dilakukan tim dokter asal Australia di RSK. Marianum ini mulai terhitung dari hari Selasa (30/7/2019). Pada hari pertama terdapat tujuh pasien yang melakukan Operasi Bibir sumbing, sedangkan untuk hari kedua sembilan pasien, dan dua hari selanjutnya masing – masing enam orang pasien yang akan melakukan operasi bibir sumbing.

“Pasien yang mendaftarkan diri ini bukan saja dari Kabupaten Belu, akan tetapi dari Kabupaten TTS, Kabupaten Malaka dan sekitanya,” jelasnya.

Dr. Fabi mengapresiasi pihak OSSAA yang sudah berkesempatan hadir di Kabupaten Belu dan kedepannya diharapkan kegiatan ini terus berlanjut untuk meringankan beban masyarakat.

Tim Dokter asal OSSAA yang datang di Kabupaten Belu ini berjumlah 5 orang yang dikoordinatori oleh Dr. Spesialis Ahli Bedah Plastik, Dr. Mark Moore.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang tersenyum

Dr. Mark Moore kepada media Kominfo mengatakan kedatangan di wilayah Timor Barat ini sejak tahun 1990 dan kami sudah menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan RS. Halilulik sejak tahun 2007, sehingga bakti sosial berupa bibir sumbing ini akan terus berlanjut. Kami melakukan kegiatan ini didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Belu.

“Kami datang untuk tujuan memberikan pelayanan kesehatan dan membagi ilmu pengetahuan kepada tenaga kesehatan yang ada di RSK Marianum Halilulik secara khusus ilmu dibidang bedah,” jelasnya.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

Turut menyaksikan operasi bibir sumbing ini Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu – Lidwina Viviawati Ng Lay dan Kabag Protokol dan Komunikasi Publik Setda Belu – Hironimus Mau Luma.

Berita / Foto : Norci Man & Andi Luan

Facebook