PELAYANAN SISTEM JEMPUT BOLA, LPPA BELU–TTU GANDENG DISDUKCAPIL LAKUKAN PENYERAHAN DOKUMEN IDENTITAS DIRI

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Kamis (11/06), Lembaga Pengembangan Perlindungan Anak (LPPA) BELU -TTU dan Child Fund bekerjasama Dengan Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu, melakukan Pelayanan Jemput Bola Penyerahan Dokumen Identitas Diri di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur, berlangsung di Aula Kantor Desa Silawan.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Pelayanan jemput bola merupakan salah satu kegiatan inovasi yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu bersama Mitra Child Fund Internasional, Lembaga Penggembangan Perlindungan Anak(LPPA) Belu –TTU yang bertujuan meningkatkan kepemilikan akta lahir dan akta nikah serta untuk memudahkan masyarakat dalam kepengurusan dokumen seperti akta kelahiran, akta nikah, KTP dan dokumen penting lainnya.

Penyerahan secara simbolis dokumen identitas diri ini dilakukan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu – Drs.Wilibrodus Leto bersama Lembaga Pengembangan Perlindungan Anak(LPPA) Belu-Mikhael Riwu ini kepada tiga orang perwakilan masyarakat Desa Silawan.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang berdiri dan dalam ruangan

Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu –Drs.Wilibrodus Leto mengatakan kegiatan yang dilaksanakan LPPA dan Child Fun Internasional dan Dinas kependudukan sebagai mitra ini bertujuan untuk peningkatan akta lahir dan akta nikah, kerena dua hal ini saling melekat, karena setiap ada pernikahan pasti ada kelahiran, oleh karena itu kita rekrut akta nikah dan akta lahir, dan primadonanya adalah akta kelahiran supaya generasi kita secara nasional terdata, serta memiliki identitas hukum atau hak dasar yaitu akta lahir.

Selain yg disebutkan diatas, Kepala Dinas juga menambahkan, kedepan Tahun 2020 akan diterapkan pencetakan kartu identitas anak demikian akta lahir dan kartu identitas anak ini di pastikan bahwa seluruh anak di Indonesia memiliki identitas diri, karena sebagai warga negara yang resmi diakui negara Internasional memiliki kartu identitas yang resmi.

Koordinator Lembaga Penggembangan Perlindungan Anak(LPPA) Belu – Mikhael Riwu, menjelaskan kegiatan penyerahan akta kelahiran untuk 188 orang masyarakat Desa Silawan, bagian dari sebuah motivasi kepada masyarakat untuk bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kepengurusan akta.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan

“Kami dari LPPA membuat program ini karena fokus pelayanan kami terhadap anak, dimana akta kelahiran ini merupakan salah satu hak dasar anak untuk memperoleh identitas dan kebangsaannya. Melalui akta ini mereka bisa mengurus dokumen–dokumen untuk masa depan mereka, dan melalui kegiatan ini kami akan tetap bekerjasama dengan Disdukcapil maupun Pemerintah Desa yakni bagaimana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan kepengurusan akta,” ujar Mikhael Riwu.

Lebih lanjut “Untuk presentase pencapaian kepengurusan akta masyarakat desa silawan masih sangat rendah, pencapaian 32% dan setelah LPPA membantu kepengurusan dokumen tersebut meningkat menjadi 37%. kita berharap kedepannya dapat bekerjasama dengan pihak gereja, sekolah, maupun pemerintah desa, agar pencapaian bisa meningkat sesuai target yang ditentukan,” harap koordinator LPPA Belu.

Penerima manfaat-Marselina Hoar sangat berterima kasih kepada DISDUKCAPIL dan LPPA yang telah membantu masyarakat Desa Silawan dengan memberikan pelayanan jemput bola dan menyerahkan secara langsung kepada kami masyarakat Desa Silawan.

Pada kegiatan pelayanan jemput bola dengan melakukan penyerahan akta kelahiran di Desa Silawan ini juga dilakukan penanda tanganan berita acara penerimaan akta kelahiran oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu–Drs. Wilibrodus Leto dan pemerintah Desa Silawan.

Berita/foto: Asih Mukti, Jun Naibuti & Dion Luan

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *