WABUP BELU LAUNCHING INOVASI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN KREATIVITAS DESA & CAFE RAI BELU

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Senin (8/7), Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan melaunching Pengembangan Pusat Unggulan Kreativitas Desa (PAMUNGKAS) dan Cafe Rai Belu, binaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Belu bekerjasama dengan BUMDes Lakmaras dan BUMDes Dualilu Desa Jenilu. Kegiatan Launching Pamungkas yang ditandai dengan pengguntingan pita ini berlangsung di Stasiun Alih TTG, Wekatimun- Atambua, Kabupaten Belu, Perbatasan Negara Indonesia–Timor Leste.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan dalam ruangan

Inovasi PAMUNGKAS ini dilaksanakan untuk mendukung salah satu Project Leader atau Peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan XXIII Provinsi NTT Tahun 2019 atas nama Maria G.Anita Manek, SH-Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Dinas PMD Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk, berdiri dan luar ruangan

Sebelum Wakil Bupati Belu melaunching inovasi Pamungkas ini terlebih dahulu dilakukan penandatanganan surat perjanjian kerjasama Dinas PMD Kabupaten Belu dengan BUMDes Lakmaras dan BUMDes Dualilu. Yang ditandatangani oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Belu dan Ketua BUMDes Lakmaras dan Ketua BUMDes Dualilu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum, berdiri

Wabup Belu – Drs. J. T. Ose Luan mengatakan kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan salah satu hasil karya yang digagas oleh Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Dinas PMD Kabupaten Belu ketika melakukan diklat kepemimpinan tingkat III di Kupang. Menurutnya hal ini digagasnya sebagai salah satu upaya dalam rangka mendongkrak taraf hidup masyarakat desa menjadi lebih layak dan lebih baik lagi.

“Jika kehadiran PAMUNGKAS ini dilaksanakan secara baik dan bertanggungjawab, maka masyarakat bisa memperoleh kehidupan yang lebih baik,” kata Wabup Ose Luan ketika memberikan sambutannya dalam kegiatan Launching PAMUNGKAS.

Gambar mungkin berisi: 7 orang, orang duduk dan luar ruangan

Wabup menuturkan sebagai wujud kepedulian dan perhatian kepada masyarakat berbagai upaya terus pemerintah gerakan melalui kegiatan – kegiatan yang dilaksanakan setiap OPD Lingkup Pemkab Belu, termasuk Dinas PMD untuk melaksanakan kegiatan yang mendukung pembangunan masyarakat desa melalui PUNGKAS atau Pusat Unggulan Kreativitas Desa dan Cafe Rai Belu.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang berdiri dan dalam ruangan

“Sebenarnya ini adalah satu motivasi menjadi inovasi yang berhubungan dengan pelaksanaan pembangunan masyarakat desa. Oleh karena itu, kehadiran kita sore hari ini untuk memberikan dukungan kepada Anita dalam melanjutkan kegiatan Pim III di Kupang,” ungkapnya.

Menurutnya inovasi ini sangat luar biasa. Jadi, apabila Bumdes Desa Lakmaras dan Bumdes Dualilu Desa Jenilu ini menjadi model percontohan, maka PMD sebagai Dinas teknis harus memberi pendampingan secara terus – menerus, sehingga Lakmaras dan Dualilu lebih berkembang lagi. Karenanya kedepannya kedua Bumdes ini akan menjadi tempat belajar bagi Bumdes – Bumdes lainnya di Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang tersenyum, orang duduk dan dalam ruangan

Wabup berharap, setelah proyek perubahan ini dilaunching, inovasi ini terus berlanjut dan memberikan perubahan bagi Bumdes lainnya supaya lebih berkembang lagi.

“Saya berharap, harus adanya keterlibatan seluruh OPD terkait, peran camat dan masyarakat, untuk kepntingan masyarakat di Desa,” tandasnya.

Hadir juga pada kegiatan ini Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu – Lidwina Viviawati Ng Lay, Pimpinan OPD terkait, Camat, Kepala Desa, dan Ketua BUMDes Lakmaras dan Ketua Dualilu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk dan dalam ruangan

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu – Lidwina Viviawati Ng Lay mengatakan PAMUNGKAS ini menjadi suatu etalase dalam meningkatkan pemasaran hasil produk masyarakat desa. Kedepanya diharapkan hasil desa bisa dipasarkan dengan baik melalui tempat ini.

“Saya harapkan, tempat ini dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat desa, untuk memasarkan hasil – hasil tenun dan produk unggulan mereka,” katanya.

Sementara itu, Maria G. Anita Manek, SH – Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Dinas PMD Kabupaten Belu yang juga sebagai Project Leader menjelaskan “PAMUNGKAS” ini merupakan salah satu wadah untuk menampung, memasarkan hasil – hasil produk unggulan dari desa yang adalah kreativitas masyarakat melalui kerjasama dengan BUMDes. Karena itu, dengan dilaunchingnya PAMUNGKAS di Kabupaten Belu, pengelolaan BUMDes menjadi lebih optimal dan juga tersedianya wadah untuk memasarkan produk – produk BUMDes.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

“Saya mengambil judul proper “PAMUNGKAS”, didalamnya mengandung dua produk yaitu PUNGKAS dan Cafe Rai Belu. Ini saya garap sebagai salah satu upaya untuk mengoptimalisasikan pengelolaan BUMDes yang belum mengalami peningkatan, sehingga dengan adanya PAMUNGKAS memberikan perubahan bagi masyarakat desa,” tutur Kabid P2MD usai kegiatan launching.

Usai pengguntingan pita, Wakil Bupati Belu bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu berkesempatan meninjau tempat Pengembangan Pusat Unggulan Kreativitas Desa atau (PAMUNGKAS).

Foto/Berita : Norci Man & Cransen Fontes

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *