1.474 TENAGA KONTRAK KABUPATEN BELU IKUT SOSIALISASI PROGRAM JKN-KIS

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU- Selasa (02/07), Pemerintah Kabupaten Belu bekerja sama dengan BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) Cabang Atambua mengadakan sosialisasi tentang Program Jaminan Kesehatan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bagi 1.474 orang Tenaga Kontrak Kabupaten Belu di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Belu.

Gambar mungkin berisi: 19 orang, orang tersenyum, orang duduk

Hadir sebagai pemateri Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Perpaduan BPJS – I Putu Fery Wibawa dengan judul materinya “Memberikan Informasi Kepada Masyarakat”. Dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa jumlah peserta di seluruh Indonesia dari bulan Januari 2019 sebanyak 216.152.549 jiwa ini yang sudah memiliki jaminan kesehatan. Kegiataan sosialisasi ini di lakukan untuk seluruh tenaga kontrak yang sebelumya sudah menjadi peserta mandiri wajib untuk melunaskan tunggakan, sehingga bisa di alihkan menjadi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU).

Gambar mungkin berisi: 2 orang, dalam ruangan

Seluruh warga negara bisa memiliki jaminan kesehatan termaksud dengan para Tenaga Kontrak, sehingga di beri kesempatan untuk mendapatkan sosialisasi untuk memiliki pemahaman sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. Pemerintah juga akan membantu dengan membayar sebanyak 3 % dan untuk 2 % akan di bayar dari honor yang bersangkutan. Kartu Jaminan Kesehatan ini akan dibahas pada perubahan anggaran mendatang,” kata Wakil Bupati Belu.

Gambar mungkin berisi: 3 orang

Lebih lanjut Wabup Belu juga menyampaikan bahwa dengan adanya pemberlakuan itu, maka untuk para tenaga kontrak daerah nantinya akan di bicarakan secara internal berkaitan dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan dan di harapkan supaya seluruh tenaga kontrak bisa dijangkau.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

Kepala BPJS Cabang Atambua – Munaqib mengucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat yang sudah mengadakan pertemuan dengan tenaga kontrak untuk mengadakan sosialisasi, dan saat ini sudah mulai di proses melalui pengumpulan data, dan yang sudah memiliki BPJS, serta yang sudah terlanjur melakukan pendaftaran mandiri dan memiliki tanggungan dapat di selesaikan dulu agar dapat diinputkan, sehingga tidak bermasalah.

Adapun besarnya Tunggakan, yakni dari BPJS Kecamatan Kota Atambua 767 KK, total tunggakan sebanyak Rp.941.409.970,- Kecamatan Atambua Barat 730 KK total tunggakan sebanyak Rp.975.623.480,- Kecamatan Atambua Selatan 747 KK, total tunggakan sebanyak Rp.1.075.934.980,- Kecamatan Tasbar 470 KK total tunggakan sebanyak Rp.613.419.100,- dan Kecamatan Kakuluk Mesak 368 KK total tunggakan sebesar Rp.437.261.090,-
Berita/Foto: Auxiladora & Jhon Da Silva

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *