Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – SABTU ( 29 / 06), Sebagai bentuk komitmen untuk memelihara dan meningkatkan hubungan persahabatan dan kerja sama yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Timor Leste serta dengan tujuan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, sosial budaya dan pendidikan antar kedua negara khususnya di wilayah perbatasan, bertempat di Lapangan Simpang Lima Atambua, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili dan Pemerintah Daerah Kabupaten Belu menggelar kegiatan pameran, promosi dagang dan seni budaya yang bertajuk “Cross Border Musik Festival Atambua 2.0 Tahun 2019 yang dimulai pukul 19.00 hingga selesai.
Lebih dari seribu orang memadati acara Cross Border Musik Festival Atambua 2.0 Tahun 2019 yang dibuka oleh Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH, didampingi Kepala Bidang Pemasaran Area Nusa Tenggara dan Timor Leste pada Kementerian Pariwisata RI – Hendry Noviardi dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Timor Leste.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang di panggung

Kabid Pemasaran Area Nusra dan Timor Leste, Hendry Noviardy dalam sambutannya menegaskan Festival ini selalu memiliki daya tarik bagi wisatawan dan sesuai dengan Nawa Cita ke – 3 Presiden Joko Widodo, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah – daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, di panggung, memainkan alat musik, berdiri, malam dan konser

” Festival Cross Border selalu mempunyai daya tarik sehingga wisatawan datang dalam jumlah besar. Atraksi yang menarik dan jarak yang tidak terlalu jauh menjadi alasan wisatawan cross border selalu memadati event seperti Festival Cross Border Musik Atambua 2.0 Tahun 2019,” tegasnya.

Pada tempat yang sama pula, Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH dalam sambutannya mengatakan sangat mendukung pelaksanaan Festival Cross Border Atambua 2019, sebab menurutnya melalui event ini dapat memperkuat sektor pariwisata Indonesia hingga ke daerah perbatasan. Oleh karena itu, Bupati menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada Kementerian Pariwisata RI yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

“Menjaring wisatawan di daerah wisata adalah langkah yang baik. Potensi kehadiran mereka sangat tinggi. Apalagi jika disuguhkan dengan atraksi yang luar biasa. Kali ini Cross Border Atambua disuguhkan dengan atraksi musik berkualitas dan sudah dikenal. Apalagi musisi dari negara tetangga juga terlibat,” ungkapnya.

Cross Border Musik Festival 2.0 Atambua Tahun 2019 menghadirkan rangkaian kegiatan mulai dari pameran produk, seni dan budaya Indonesia. Selain pameran, juga dihadirkan puluhan penari dan musisi dari Indonesia dengan bintang utama group musik kenamaan Kotak Band, Andmesh Kamaleng dan penyanyi ternama Gerson Oliveira dari Timor Leste. Selain itu, dimeriahkan juga tarian dari sanggar tari Bel.

Gambar mungkin berisi: 9 orang, orang tersenyum, keramaian dan luar ruangan

Masyarakat Atambua juga menunjukkan antusiasme tinggi untuk kegiatan Cross Border Tahun 2019, di mana hampir 5000 pemuda – pemudi yang datang dari berbagai pelosok untuk menyaksikan acara tersebut.

Untuk memeriahkan acara, juga diberikan doorprize untuk pengunjung yang beruntung dari para sponsor.

Berita/Foto: Frans Leki & Cranzen Fontes

Facebook