SOSIALISASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN LAUNCHING GISA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – JUMAT (21/06), Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Kebijakan Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan serta Launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) Pelayanan Akta Pencatatan Sipil Sistem Jemput Bola dan Pendaftaran Akta Kelahiran Secara Daring (ONLINE) dengan tema “Penerapan Penandatanganan Kartu Identitas Anak (KIA) Gerakan Indonesia Sadar Administrasi”, di Aula Hotel Nusantara Dua Atambua.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, dalam ruangan

Sosialisasi kebijakan penyelenggaraan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil menuju DUKCAPIL GO – DIGITAL, CAPIL ONLINE dan terpusat ini di buka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Aloysius Haleserens, MM di dampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kabupaten Belu – Drs. Wilibrodus Leto, Kepala Seksi Pindah Tangan Penduduk Dalam Wilayah NKRI – Walter Edward Malau, S.Sos, MPH dan H. Puturi, SE pada Direktorat Pengelolaan Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, dalam ruangan

Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia mengatakan Sosialisasi kebijakan kependudukan dan pencatatan Sipil bertujuan untuk mewujudkan jati diri kabupaten perbatasan yang tertib administrasi kependudukan oleh penduduk atau Warga Negara Indonesia yang berada dalam NKRI maupun diluar negeri. Karena itu, Beliau berharap kepada para Camat, Lurah dan Kepala Desa menjadi motivator untuk mendorong masyarakat memiliki semua dokumen kependudukan mulai dari kepemilikan Akta Lahir, Kartu Keluarga dan akta – akta lainnya.

” Para Camat, Lurah dan Kepala Desa agar memfasilitasi setiap pelayanan dokumen kependudukan dengan menghadirkan masyarakat saat mengurus administrasi kependudukan,” Ungkapnya.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Kepala Seksi Pindah Tangan Penduduk Dalam Wilayah NKRI – Walter Edward Malau, S.Sos, MPH mengatakan Dukcapil Go Digital dan Capil Online merupakan komitmen pihaknya untuk merubah pola pikir masyarakat terhadap perkembangan tuntutan pemanfaatan data kependudukan yang semakin meningkat dan meluas dalam segala aspek serta kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang mudah dan cepat.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, orang tersenyum, orang duduk

“Sudah ada kesepakatan antara Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri RI dengan seluruh Kepala Dinas yang ada di Indonesia untuk mengajukan petugas – petugas operator yang nantiya akan mengurus semua dokumen kependudukan secara online seperti kartu keluarga dan akta – akta lainnya melalui registrasi ke pusat,” Ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kadis Dukcapil Kabupaten Belu – Drs. Wilibrodus Leto menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belu wajib memiliki akta kelahiran yang dapat di urus secara online dan setiap perubahan data dalam dokumen kependudukan harus dilampirkan dengan dokumen pendukung lainnya.

Gambar mungkin berisi: 7 orang, orang duduk

” Dokumen kependudukan yang berbasis online seperti akta kelahiran hingga Tahun 2019, sudah mencapai 76 persen dan paling lambat tahun 2020 bisa selesai, sehingga masyarakat bisa mendapatkanya,” Sebut Kadis.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, orang tersenyum, orang berdiri

Kegiatan sosialisasi tersebut, diikuti 148 peserta, yang terdiri dari pimpinan OPD se-Kabupaten Belu, Kepala BPJS Kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja Atambua, Kepala Imigrasi Kelas II Atambua, Lembaga Perbankan se- Kabupaten Belu, Lembaga LSM se-Kabupaten Belu, Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Belu, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Belu, Bidan se-Kabupaten Belu serta para Kepala Sekolah se-Kabupaten Belu.
Berita/Foto: Frans Leki & Jhon Dasilva

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *