KEBAKTIAN PEMANDIRIAN JEMAAT GEREJA ANUGERAH DAN SERAH TERIMA PELAYAN BARU

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Minggu (02/06), Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH melakukan pembukaan Papan Selubung Gereja Masehi Injili di Timor (GBM GPI Dan Anggota PGI )Jemaat Anugerah Atambua Klasis Belu yang di tandai dengan pelepasan 2 ekor burung merpati dan peletakan batu pertama pembangunan pagar Gereja Anugerah.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang berdiri dan luar ruangan Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang tersenyum, orang berdiri, luar ruangan dan alam

Kegiatan berlangsung di halaman Gereja Anugerah Haliren Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan. Usai peletakan batu pertama pembangunan pagar Gereja Anugerah, Bupati Belu di dampingi ibu Viviawati Ng Lay beserta tamu undangan dan para Pendeta mengikuti Kebaktian Pemandirian Jemaat serta Serah Terima Pelayan dan Temu Pisah Pendeta. Pada acara Kebaktian Pemandirian Jemaat.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

Serah terima pelayanan dan temu pisah pendeta ini dipimpin oleh Pendeta Judith Nunuhitu Folabesy, M.Si dan juga dihadiri para Pimpinan OPD, Para Pendeta Klasis Belu dan Pendeta Klasis Kupang serta Jemaat Anugerah Atambua. Pada Kebaktian ini juga dilakukan serah terima pelayanan dari 4 Pendeta yang bertugas melakukan pelayanan di Gereja Jemaat Anugerah yakni Pdt. Mery L. J. Hae-Retha, STh, Pdt. Yulfiana A. Wahi-Takene, STh, PDT Elisabeth E. Y. Saek Mesa, STh, MM, Pdt. Agustaf P. Saek, STh kepada 2 orang pelayan Gereja Anugerah yang baru yakni Pendeta Erste A. Lapiweni, S.Th dan Pendeta Noldiana Lapiweni Fusikoa, S,Th. Serta dilakukan pembacaan SK Pemandirian Jemaat Dan Penempatan bagi para pendeta.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum, berdiri, bunga dan teks

Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH dalam sambutanya mengucapkan proficiat kepada Jemaat Anugerah yang sudah mandiri dan dewasa menjadi gereja yang dapat berdiri sendiri dalam semua hal.

“Kemandirian Jemaat Anugerah ini merupakan satu jemaat yang potensial dan ini merupakan satu karya Allah, atas nama pemerintah sekali lagi saya ucapkan proficiat bagi semua Jemaat Anugerah dan selamat datang bagi bapak dan ibu pendeta yang baru kiranya dapat menjalankan tugas dan karya pelayananya di Gereja Anugerah, saya selaku Bupati juga mengajak semua jemaat untuk bersama-sama membangun gereja dan membangun umat dalam keBhinekaragaman,” Tutur Bupati Belu.

Gambar mungkin berisi: 7 orang, orang duduk

Salah satu perwakilan dari 4 pendeta yang melakukan serah terima pelayanan adalah Pendeta Mery L. J. Haeretha, S.Th. Pada kesempatan ini pendeta Merry juga mengungkapkan ini merupakan salah satu pergumulan jemaat Polycarpus dari tahun 2015, dari pos pelayanan menjadi mata jemaat dan hari ini Tuhan menjawab Jemaat Polycarpus untuk memandirikan jemaat. Dengan pemandirian jemaat ini diharapkan dapat lebih mendekatkan pelayanan kepada jemaat.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

Selanjutnya pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Jemaat Gereja Anugerah yang baru – Pendeta Erste A. Lapiweni, S.Th mengungkapkan ini merupakan jemaat yang baru dan kami sebagai pelayan sudah siap dan memang akan ada tantangan yang harus dilalui namun kami harus bisa melewatinya. Pendeta juga menambahkan akan terus melanjutkan program kerja yang sudah dilakukan.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang duduk

Selain itu Pendeta juga berharap kepada jemaat untuk bersama – sama dalam melakukan pelayanan dan kami datang bukan hanya sebagai pelayan tetapi kami datang juga sebagai saudara untuk itu kita harus membangun kerjasama untuk meningkatkan pelayanan di Gereja Anugerah.

Dalam Kebaktian ini juga dilakukan pemberian cindera mata serta penyerahan secara simbolis buku kelengkapan perpustakaan Gereja Anugerah oleh Ketua majelis jemaat, yang di saksikan oleh Bupati Belu bersama para undangan dan jemaat.

Berita/foto: Asih Mukti & Sipri Luma

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *