GEBYAR HARDIKNAS DIWARNAI LOMBA LAGU HYMNE GURU

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu (01/05), Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Belu tepatnya di Desa Derokfaturene Kecamatan Tasifeto Barat diwarnai dengan berbagai perlombaan, salah satu perlombaan yang terakhir digelar pada tanggal 01 Mei malam adalah perlombaan lagu Mars Hymne Guru yang melibatkan pelajar tingkat SD/SMP dari 12 kecamatan di Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: malam

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Belu, Marsianus Loe Mau, SH mengatakan bahwa perlombaan melantunkan Mars “Hymne Guru” diadakan dengan tujuan mengingatkan anak – anak akan pentingnya jasa seorang guru yang selama ini memberikan ilmu dan pengetahuan yang tulus kepada mereka. Selain itu juga, Kadis menambahkan kegiatan ini untuk memotivasi anak didik dalam menyiapkan masa depan mereka menjadi pemimpin kelak di masa depan.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang berdiri dan malam

“Perlombaan “Hymne Guru” yang digelar dalam rangka memeriahkan Hardiknas ini tidak sekedar perlombaan namun lomba ini sebagai upaya mengajarkan anak- anak untuk terus mengingat akan jasa – jasa Guru yang sebagai patriot pahlawan tanpa tanda jasa,” ujar Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu disela –sela kegiatan perlombaan, Rabu (01/05).

Gambar mungkin berisi: 12 orang, orang berdiri

Menurut Marsianus, gelar perlombaan seperti Hymne Guru ini akan terus terlaksana di tahun – tahun mendatang dalam memperingati Hardiknas di Kabupaten Belu, karena mendapatkan ilmu dan pengetahuan itu tidak hanya di kelas namun melalui penampilan – penampilan seperti melantunkan lagu-lagu merupakan salah satu bagian dalam pembelajaran bagi siswa – siswi.

“Saya berharap kegiatan – kegiatan seperti ini mestinya terus dilaksanakan setiap tahunnya untuk menambah pengetahuan dan wawasan anak – anak sehingga mampu menyiapkan masa depan mereka dengan baik,” harap Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang di panggung

Di akhir wawancara, Marsianus berpesan kepada anak – anak agar nantinya dapat mempertanggungjawabkan pendidikan mereka dengan sebuah kesuksesan yang diraih, karena jasa seorang guru terlalu besar dan tidak bisa dilukiskan lewat kata – kata atau kalimat.

“Dengan demikian saya percaya Guru akan merasa bangga jika anak didik itu sukses dan melalui lomba Hymne Guru ini kita ingin mengevaluasi sejauh mana Guru mentransfer ilmu kepada anak didik,” ungkap Kadis P dan K.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, luar ruangan

Ikut dalam lomba paduan suara ini sebanyak 24 grup paduan suara dari 12 kecamatan di Kabupaten Belu dan masing – masing Kecamatan mengirimkan 2 grup paduan suara tingkat SD/SMP.

Foto/Berita: Norci Man, Ria Mauk, Ichy Klau & Bene Luan

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *