22 KABUPATEN DI WILAYAH NTT IKUTI RAKOR PELAKSANAAN KEGIATAN 2019 DAN PENYUSUNAN PROGRAM INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH TAHUN 2020

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB.BELU—Kamis(24/04), Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan 2019 dan Penyusunan Program Industri Kecil dan Menengah Tahun 2020 dengan Kabupaten/Kota se-NTT. Rapat ini di hadiri para Kepala ataupun Perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten/Kota dari 22 Kabupaten yang ada di Wilayah Nusa Tenggara Timur, bertempat di Hotel Matahari Atambua.

Gambar mungkin berisi: dalam ruangan

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan 2019 dan Penyusunan Program Industri Kecil dan Menengah Tahun 2020 dengan Kabupaten/Kota se-NTT ini dimaksudkan sebagai sarana komunikasi langsung antara dinas yang menangani urusan perindustrian yang ada di 22 Kabupaten/Kota dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Kementrian Perindustrian RI, serta Instansi terkait untuk mengevaluasi kegiatan pembinaan di sektor industri yang telah dilaksanakan serta merumuskan strategi dan program bersama Tahun 2020 yang akan datang.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Plt. Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi NTT – M. Natsir Abdulah mengatakan rapat koordinasi penyusunan kegiatan tahun 2019 ini adalah dalam rangka untuk menyatukan visi dan misi perjuangan industri di Nusa Tenggara Timur dengan memanfaatkan potensi industri kecil yang ada di NTT. Hal ini dilakukan guna membangkitkan perokonomian daerah khususnya di NTT.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, dalam ruangan Keterangan foto tidak tersedia.

“Banyak produk meUbel yang membuang sisa kayu yang ada, namun dari limbah yang dihasilkan ini bisa menjadi nilai ekonomi yang tinggi. Untuk itu kita perlu memanfaatkan potensi dan atensi dari pemerintah pusat dengan memberikan kesempatan bagi pengusaha kecil untuk dapat mengembangkan industri–industri yang di kelolanya, agar adanya peningkatan perekonomian masyarakat dalam rangka meningkatkan sektor industri yang ada,” ungkap Plt. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, ruang tamu, tabel dan dalam ruangan

Materi pertama pada kegiatan rakor membahas tentang kebijakan dan program prioritas pengembangan industri di NTT oleh Plt. Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Propinsi NTT – M. Natsir Abdulah, dan dilanjutkan diskusi bersama. Ada 22 Kabupaten/Kota yang hadir dalam kegiatan rakor ini yakni Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, Kabupaten Belu, Kabupaten Alor, Kabupaten Lembata, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Malaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Ende, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Ngada, Kabupaten Lembata, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Kota Kupang, dan Kabupaten Nagekeo.

Foto/Berita: Asih Mukti /Jhon Dasilva

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *