MEREKA YANG TERPILIH HARUS JADI CORONG MASYARAKAT

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu ( 17/04 ) pelaksanaan pemilu serentak 17 April 2019 melalui pemungutan suara dibuka tepat pukul 07.00 wita ini terlihat berjalan aman dan lancar, Wakil Bupati Belu Drs J. T. Ose Luan sebagai pemilih melakukan pencoblosan di TPS 07 Kelurahan Fatubenao Kecamatan Kota Atambua Kabupaten Belu. Wakil Bupati Belu hadir bersama istri NY Yasinta Bete Tear di TPS tepat pukul 07.00

Wakil Bupati Drs. J. T. Ose Luan Usai melakukan pencoblosan mengatakan dirinya tidak mengalami kesulitan apapun pada saat mencoblos surat suara.

‘’Memang dengan lima surat suara agak membingungkan bagi masyrakat yang buta huruf ataupun tingkat pendidikannya rendah untuk mencari figur, namun apabila kita teliti kita bisa mencoblos dengan memperhatikan surat suara,’’ kata Wakil Bupati

Lanjut Wakil Bupati pencoblosan di TPS 07 terlambat di lakukkan sesuai jadwal yang telah di tentukan hal ini disebabkan keterlambatan pendistribusian kotak suara namun demikian tidak mempengaruhi niat masyarakat menggunakan hak pilih.

‘’Mereka yang terpilih itu akan menjadi orang-orang yang mewakili rakyat, menjadi corong rakyat jadi harus betul-betul memiliki kemampuan untuk menampung dan menyampaikan aspirasi rakyat kepada pemerintah dan bersama pemerintah membahas hal-hal untuk kepentingan masyrakat,’’ tuturnya

Di tempat berbeda anggota komisioner KPUD Kabupaten Belu yang membidangi Divisi Keuangan, Umum dan Logistik Yoni Arianto Neolaka S.Sos menyampaikan keterlambatan surat suara bukan merupakan suatu kesengajaan tetapi hal ini di sebabkan keterlambatan beberapa logistik yang masuk ke Kabupaten Belu.

‘’Logistik tersebut seperti pengganti surat suara yang rusak dalam jumlah yang besar baru masuk pada h-1 sehingga kita harus melakukkan sortir maraton yang melibatkan banyak orang setelah itu harus di lakukkan pengesetan untuk di masukkan ke dalam kotak suara yang membutuhkan ketelitian dan waktu sehingga untuk beberapa kecamatan pendistribusiannya terlambat, dan itu mempengaruhi PPK untuk melakukan pendistribusian ke TPS,’’ujarnya

Terlihat sejak pukul 07.00 wita suasana di TPS mulai ramai didatangi masyarakat pemilih dengan membawa surat undangan berupa formulir C-6 sebagai salah satu persyaratan bisa ikut memilih.

Foto/Berita: Ria Mauk dan Bene Luan

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *