SI CANTIK DAN OSS MENGGAIRAHKAN INVESTASI DAN PELAYANAN

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Rabu (10/04), Radio Republik Indonesia (RRI) Atambua melakukan dialog bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Belu melalui program Aspirasi Timor Alor (TORA) membahas tentang Pembentukan Plaza Publik dan Pembuatan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk dan dalam ruangan

Kepala Bidang Pengendalian Pelaksanaan dan Pengelolaan Data dan Informasi Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu Kabupaten Belu – Frederikus M. Luan Laka, ST menjelaskan Tupoksi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yakni menggairahkan investasi di Kabupaten Belu guna meningkatkan tarif hidup masyarakat di Kabupaten Belu.

“ Pelayanan Publik yang Prima akan dapat meningkatkan iklim investasi di Kabupaten Belu. Kondisi ini akan memberi peluang bagi Investor lokal di Kabupaten Belu untuk meningkatkan usahanya, sehingga dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran,”ujar Frederikus M. Luan Laka.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

Frederikus Menambahkan Tujuan Pembangunan Plaza Pelayanan Publik yakni meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempermudah segala urusan Perijinan dan Nonperijinan kepada masyarakat kabupaten Belu sehingga proses perijinan menjadi lebih cepat mudah dan terjangkau.

‘’Setelah adanya Plaza Pelayan Publik, anstusias Masyarakat dalam hal volume Pengurusan segala Macam Perijinan Meningkat .‘’ Hingga kini sudah sebanyak sembilan OPD lingkup Pemkab Belu yang bergabung di Plaza Pelayanan , sedangkan instansi Vertikal masih dalam tahap Koordinasi,“ Jelasnya

Sedangkan menyangkut pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Frederikus mengatakan bahwa itu sudah Wajib Hukumnya dan menjadi syarat mutlak ketika akan mendirikan bangunan permanen maupun semi permanen sehingga memiliki legalitas hukum dan pengakuan negara terhadap obyek yang dimilikinya.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan perijinan dan non perijinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Belu – Dominikus Dwi Kuntoro Bone, ST. MT., dalam dialog mengatakan, dalam Peraturan Daerah ( Perda) No. 8 Tahun 2016 mengamanatkan bahwa bagi mayarakat yang sudah mendirikan bangunan dibawah Tahun 1980 namun belum memiliki IMB, proses pengurusan IMB tidak dikenakan Tarif Biaya atau Gratis. Sedangkan pembangunan diatas Tahun 1980 akan dikenakan Tarif 50 % .

Sebagai informasi, Bagi masyarakat yang ingin mengurus atau memerlukan izin daerah atau mengetahui segala bentuk izin daerah secara online bisa di dapatkan melalui Aplikasi Cerdas Layanan Perijinan Terpadu untuk Publik (siCANTIK Cloud) . Dan Aplikasi Online Single Submission (OSS) yang dipergunakan untuk melakukan permohonan izin Usaha atau Izin Komersial lainnya dengan masuk pada website www.oss.go.id .

Foto/Berita: Ana Ukat dan Cransen Fontes

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *