KPU KABUPATEN BELU GELAR SIMULASI PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA DI TPS

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Jumat (05/04), Menyongsong pesta Demokrasi Pemilihan Presiden serta Pemilihan Legislatif yang akan terjadi pada 17 April 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu yang terletak di Daerah Perbatasan dengan Negara RDTL ini mengadakan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS dalam Pemilihan Umum Tahun 2019 yang berlangsung di halaman Kantor KPU Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Simulasi ini dilakukan terkait dengan peran serta masing-masing anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dalam menjalankan tugas dan meminimalisir hal-hal yang berakibat pada pelanggaran ataupun kelalaian dari KPPS pada hari Pemilihan Umum pada tanggal 17 April 2019 nanti. Simulasi diawali dengan pengucapan sumpah anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara, pembukaan perlengkapan pemungutan suara dan penjelasan mengenai pelaksanaan pemungutan suara.

Ketua KPU Kabupaten Belu, Mikhael Nahak, S.Sos mengatakan simulasi ini melibatkan semua kepentingan yang ada di TPS dan simulasi ini di lakukan secara utuh karena pemilihan kali ini melibatkan juga penyandang disabilitas, sehingga bisa mengukur berapa lama waktu yang digunakan oleh pemilih penyandang disabilitas untuk menentukan hak pilihnya.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan luar ruangan

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belu baik yang sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap ( DPT ) maupun yang sudah mengurus Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) pindah memilih ataupun bagi yang belum memiliki KTP Elektronik untuk segera melakukan perekaman dan bisa mendapatkan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu sehingga pada tanggal 17 april mendatang bisa menggunakan hak pilihnya di TPS Masing-masing,“ ujar Ketua KPU.

Simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS tersebut, diperankan oleh beberapa KPPS yang mana para penyandang Disabilitas juga turut ambil bagian dalam perannya sebagai pemilih pada simulasi tersebut.
Ketua KPU juga menegaskan, “Sebagai warga negara Indonesia yang baik kita wajib mengggunakan hak pilih kita dengan sebaik-baiknya, kita boleh berbeda pilihan, namun apapun pilihan kita, yang pastinya kita semua memiliki tujuan yang sama yaitu menyukseskan Pemilihan Umum 17 April 2019 mendatang”.

Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang duduk

Simulasi ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Belu, Maria Goreti kiik, S.Sos, Kaban Kesbangpol Kabupaten Belu, Drs. Dominikus Mali, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE. M.Si, Kapolres Belu AKBP Christian Tobing, Dandim 1605 Belu, Letkol Infantri Ari Nugroho dan Pimpinan Partai Politik Kabupaten Belu, PPK, PPS serta para KPPS.

Foto/Berita: Ana Ukat & Jun Naibuti

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *