DESA BERSINAR, PIONER BEBAS NARKOBA DAERAH PERBATASAN RI-RDTL

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB BELU—Kamis (28/03), Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekda Belu Drs. Arnoldus Bria Seo melaunching Desa BERSINAR (Bersih dari Narkoba) Tingkat Kabupaten Belu Tahun 2019 dengan tema ‘’ Bersama Membangun Desa Tanpa Narkoba’’ Berlangsung di Kantor Desa Tulakadi Kecamatan Tasifeto Timur.

Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekda Belu Drs. Arnoldus Bria Seo mengatakan, dengan adanya launching ini kita bisa lebih awal mengetahui dan antisipasi jika ada aktivitas narkoba.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

‘’Kaitan dengan aktivitas narkoba sudah ada rambu-rambunya, sudah ada hal-hal yang di sampaikan tentang baik dan tidak apabila mengunakan narkoba, oleh karna itu pemerintah mengucapkan terimakasih kepada BNN Kabupaten Belu dan Pusat,’’ujar assisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan ini.

Lanjutnya, ‘’Hari ini ada empat desa yang di launching sebagai Desa BERSINAR semoga desa-desa ini dapat menjadi pioner terdepan untuk mengatakan bebas narkoba. Selain itu launching Desa BERSINAR juga bisa sampai ke desa-desa lain di Kabupaten Belu karena narkoba merusak generasi,’’ harap Beliau.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

Selain itu, Kepala BNN Kabupaten Belu Ferdinandus Bone Lau, S.Ip Menyampaikan, Kegiatan launching Desa BERSINAR sesuai INPRES Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Ini salah satu strategi Pemerintah dan tindaklanjut dari BNN RI kerjasama dengan Kementerian Desa dan Pembangun Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Karena itu salah satu strategi pemerintah adalah membendung dan mengurangi bahkan menekan habis agar peredaran gelap narkoba dibatasi, mengingat Kabupaten Belu merupakan salah satu wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. Kriteria Desa BERSINAR salah satunya desa-desa yang berada di batas terutama batas antar Negara karena dianggap rawan. Kedepan 65 desa yang lain wajib ada program desa BERSINAR agar Kabupaten Belu bisa bersih dari narkoba. Empat desa yang dilaunching hari ini menjadi prioritas BNN dan menjadi contoh yang akan selalu didampingi BNN. Untuk itu dibentuk satgas guna membantu melakukan sosialisasi serta berkoordinasi dengan kepala desa untuk pengadaan tes urin. Desa yang dilaunching hari ini juga wajib melakukan empat hal yakni bentuk satgas, tes urin, sosialisai dan regulasi.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang duduk

Kepala Desa Tulakadi Christian Laby Susuk, SE mengungkapkan, sebagai Kepala Desa Tulakadi dengan senang hati menerima kegiatan launching Desa BERSINAR hari ini yang diwadahi oleh BNN Kabupaten Belu, agar kedepannya kita dapat melindungi masa depan dan generasi penerus kita dari bahaya narkoba, karena narkoba merupakan barang berbahaya yang menjadi musuh kita bersama.

‘’Untuk menindak lanjuti kegiatan hari ini kami dari pemerintah desa bekerja sama dengan Dinas PMD akan melakukan kegiatan yang didanai oleh Dana Desa, sehingga kedepannya kami ada peningkatan pengawasan yang berkaitan dengan BNN untuk mempertahankan status kami sebagai Desa yang BERSINAR,’’Ungkapnya.

Lanjutnya, untuk tahun ini dana yang digunakan 17 Juta, untuk memfasilitasi kegiatan sosialisasi bahaya narkoba. Selain itu juga digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pembangunan fasilitas untuk disabilitas , fasilitas kesehatan, serta fasilitas pendidikan seperti PAUD.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, orang tersenyum, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan Gambar mungkin berisi: 7 orang, orang tersenyum, orang berdiri, langit dan luar ruangan

Acara launching Desa BERSINAR di tandai dengan penekanan sirene dan pelepasan balon gas oleh Assisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Belu didampingi kepala BNN Kabupaten Belu, Kadis PMD, perwakilan TNI dan 4 Kepala Desa yang dilaunching hari ini yakni, Desa Tulakadi, Desa Silawan, Desa Sadi dan Desa Naekasa.

Foto/Berita: Ischa Tae& Jhon Dasilva

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *