TNI-POLRI PERAGAKAN SIMULASI SISPAMKOTA JELANG PEMILU 2019

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Jumat (22/03),TNI-POLRI mengadakan kegiatan simulasi menjelang pesta Demokrasi Pemilu Tahun 2019 yang akan berlangsung pada tanggal 17 April 2019, bertempat di Lapangan Simpang Lima Atambua. Dalam simulasi tersebut para TNI-POLRI memperagakan simulasi Sistem Pengamanan Kota (SISPAMKOTA).

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, luar ruangan dan alam

Dalam simulasi ini menceriterakan, Polisi membubarkan pengunjuk rasa yang bertindak anarkis saat simulasi Sistem Pengamanan Kota (SISPAMKOTA) di Kabupaten Belu yang merupakan perbatasan langsung dengan Negara Demokratik Timor leste. Simulasi SISPAMKOTA gabungan TNI-POLRI tersebut di gelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan petugas menghadapi kontinjensi konflik sosial Pemilu Tahun 2019 di wilayah Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, lensa kaca mata dan luar ruangan

Wakil Bupati Belu, Drs. J. T. Ose Luan memberikan apresiasi kepada Kapolres Belu karena telah melaksanakan simulasi secara baik dan berhasil. ‘’Saya yakin pemilihan umum Pilpres dan Pileg di Kabupaten Belu akan berjalan dengan aman, tertib, sukses, jujur dan adil,’’ kata Wakil Bupati Belu usai menyaksikan simulasi.
Selanjutnya Wabup Belu menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belu, pada saat pemilu 17 April 2019 mendatang, masyarakat harus ke TPS masing-masing untuk memilih Pilpres dan Pileg sesuai dengan hak pilihnya masing –masing.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing mengatakan, “Apel gelar pasukan ini di lakukan dalam rangka pengamanan Pemilu Tahun 2019 untuk bersinergi dengan prajurit TNI untuk mengamankan situasi agar tetap kondusif sehingga masyarakat dapat melaksanakan pesta demokrasi dan dapat memilih sesuai dengan hati nurani”.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, luar ruangan

Selanjutnya Kapolres Belu, juga berharap kepada masyarakat agar menjelang pemilu ini masyarakat tetap menjaga kantibmas secara kondusif dan tidak terprovokasi dengan berita-berita hoax yang beredar. Dan apabila ada permasalahan segera laporkan kepada pihak yang berwenang.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan

Simulasi SISPAMKOTA ini di laksanakan guna untuk melatih TNI-POLRI, untuk mengamankan dan mempersiapkan petugas keamanan apabila ada kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Belu dan Malaka bisa ditangani dengan cepat dan kondusif.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri, langit dan luar ruangan

Dandim 1605 Belu, Letkol Ari Nugroho mengatakan, “Pada saat pemilu 17 April 2019 nanti kami dari Kodim 1605 Belu telah menyiapkan 200 personil dan dari Yonif Raider khusus 744 juga telah menyiapkan 200 personil untuk membantu Kepolisian dalam mengamankan pemilu di Kabupaten Belu dan Malaka. Dan untuk TNI-POLRI dalam Pemilu Pilpres dan Pileg ini kami berusaha netral mulai dari tahap persiapan dan tahap penentuan”.

Foto/Berita: Mechy Aton & Rio Belebau

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *