SOSIALISASI PENGGUNAAN INTERNET DAN MEDIA SOSIAL YANG BERTANGGUNG JAWAB BAGI PELAJAR

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Jumat (22/03), Penggunaan internet telah memberikan warna tersendiri di kalangan Masyarakat. Internet bahkan telah menjadi wadah kreatifitas dan inovasi bagi siapa saja yang menjadi penggunanya, seperti dalam hal pencarian informasi berupa data gambar maupun video, di kalangan remaja khususnya pelajar, internet dapat membantu para siswa untuk meningkatkan pengetahuan. Sementara sisi negatif dari internet juga telah menjadi media penyebaran konten negatif, penyebaran berita HOAX, ujaran kebencian, kekerasan, narkoba, radikalisme, pishing/malware ( situs palsu) dan pelanggaran Haki.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

Salah satu upaya yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu melalui Bidang Hubungan Media dan Sumber Daya untuk menghindari sisi negatif tersebut adalah dengan mengadakan sosialisasi penggunaan internet dan media sosial yang bertanggung jawab bagi para pelajar SMA-SMK. Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 20-22 Maret 2019 yang berlangsung di SMA Katolik Suria Atambua, SMK Kusuma Atambua, dan berakhir di SMA Negeri 1 Atambua.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE. M.Si mengatakan kegiatan sosialisasi ke beberapa sekolah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral pemerintah untuk memberikan pemahaman dan penggetahuan kepada para pengguna internet dan media sosial terutama bagi para pelajar, agar mereka dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi informatika.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang duduk dan dalam ruangan

‘’Ada dua point yakni pertama kita harus menyadari teknologi informatika adalah sesuatu yang tidak bisa di hindari, untuk itu kita harus mengantisipasi dan mengadaptasi, yang kedua bentuk adaptasinya adalah kita harus menggunakan internet sebaik–baiknya untuk kebaikan,’’ ungkap Kepala Dinas Kominfo.
Kepala Dinas Kominfo juga menambahkan, pada Tahun 2019 sosialisasi ini akan dilakukan pada semua sekolah baik itu untuk pelajar SMA, SMK dan SMP yang ada di wilayah seputaran Kota Atambua.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Kepala sekolah SMA Negeri satu Atambua, Drs. Marianus Antoni mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kominfo yang sudah memberikan sosialisasi tentang penggunaan internet, dan kami menyambut baik, karena sosialisasi ini sangat penting untuk pendidikan generasi muda anak–anak kita, penggunaan IT tidaklah asing bagi yang terdidik maupun yang tidak terdidik, hanya cara penggunaannya itu yang menjadi masalah. Oleh karena itu dengan adanya sosialisasi ini anak –anak dapat menggetahui penggunaan internet dengan baik.

Kepsek juga menambahkan sesuai dengan informasi jika salah menggunakan media yang ada maka akan dikenakan sangsi sesuai dengan undang–uandang yang ada. Oleh karena itu hari ini merupakan moment yang baik bagi siswa-siswi, sehingga mereka berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Salah seorang siswi Pelajar SMA Katolik Surya Atambua Kelas XI Jurusan Bahasa, Jenifer Santani Tefa Mengatakan, sosialisasi ini sangat penting bagi para pelajar, karena dengan sosialisasi para pelajar dapat mengetahui dampak-dampak dalam menyebarkan berita-berita HOAX, dan Konten Negatif dalam media sosial. Jenifer juga mengharapkan, kiranya semua pelajar dapat menggunakan internet dengan baik, dan bisa menyebarkan berita-berita yang penting bagi masyarakat.

Salah seorang siswa SMA Negeri 1 Atambua Jurusan Mipa kelas XI Jevon Kellin, Sosialisasi ini perlu dilakukan kepada peserta didik, karena peserta didik perlu tahu tentang penggunaan media sosial, sehingga bisa di sebarluaskan ke masyarakat luas. Jevon juga mengharapkan ke depan sosialisasi ini terus dilakukan bagi siswa-siswi.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, termasuk Johanes Andes P, orang tersenyum, orang berdiri dan sepatu

Materi-materi yang diberikan diantaranya yakni bagaimana penggunaan internet yang sehat, menjauhkan yang dekat, mendekatkan yang jauh, menghindari hambatan atau tanggung jawab, data digital indonesia, internet aktif sosial Indonesia, kelemahan dan kelebihan internet, pola komunikasi dan karakter netizen, UU Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Respon. Dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di beberapa sekolah ini Kepala Dinas Kominfo menyerahkan secara simbolis X-BANNER konten aduan kepada para Kepala Sekolah.

Foto/Berita: Asih Mukti, Ana Pertiwy & Jhon Dasilva

Facebook

2 tanggapan untuk “SOSIALISASI PENGGUNAAN INTERNET DAN MEDIA SOSIAL YANG BERTANGGUNG JAWAB BAGI PELAJAR

  • Maret 26, 2019 pada 6:21 pm
    Permalink

    Sosialisasi pemanfaatan internet dan media sosial itu sangat penting karena kegiatan tersebut tentu menggiring mereka untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi ini secara baik, benar, bertanggung jawab, dan yang terutama adalah BERADAB. Kenapa saya lebih menekankan BERADAB? Terus terang, sebagai anak Belu di perantauan yang tetap menjunjung tinggi keberadaban kita orang Belu, saya sangat miris ketika melihat generasi muda sekarang, khususnya para siswa yang facebook-nya (hingga detik ini saya pantau) berisi gambar-gambar porno. Salah satu contoh, saya sebutkan saja facebook atas nama “Migro Agung”. Silakan bapak/ibu di Kominfo Belu buka FB tersebut dan lihat sendiri kontennya. Mengerikan…! Itu baru satu contoh. Masih banyak lagi yang lain. Setelah saya mencoba mencari dengan cara saya sendiri, rupanya mereka kebanyakan siswa SMA dan bahkan ada juga yang masih SMP. Modus mereka, tidak menggunakan nama aslinya tetapi nama samaran. Namun bagi saya itu mudah untuk mencari jejak mereka yang biasa diistilahkan jejak digital. Tapi saya tidak paham jejak digital tersebut. Jadi saya gunakan cara saya sendiri dan akhirnya saya tahu orangnya. Berdasarkan hasil penelusuran saya, rupanya mereka yang suka posting foto dan video porno tersebut adalah “komplotan”. Makanya, ketika saya ancam melalui FB tentang konsekwensi yang akan mereka terima berdasarkan UU ITE, keesokan harinya saya cek lagi semua pada kabur termasuk menghapus konten-konten pornografi di FB mereka. Solusi yang saya tawarkan kepada Kominfo Kab. Belu: 1) Tugaskan beberapa pegawai untuk membuka FB para siswa (Jika sudah ada yang bertugas… baguslah) Namun jika didapat FB yang berkonten pornografi, cari jejak digitalnya (siswa sekolah mana), komunikasikan dengan kepala sekolahnya dan panggil siswa tersebut. 2) Jika ketahuan siapa siswa tersebut, panggil orangtuanya untuk menyampaikan tentang ketidakberadaban anaknya dalam memanfaatkan media sosial. Ini saja yang dapat saya sampaikan dan Bravo Kominfo Belu..!!!

    Balas
    • Juli 19, 2019 pada 2:39 am
      Permalink

      terimakasih atas tanggapannya dan masukannya.
      memang untuk sekarang belum ada yang bertugas untuk memantau facebook karena keterbatasan SDM, tapi ini kami akan jadikan masukan yang sangat bermanfaat karena selama ini kami memang belum secara serius memperhatikan konten konten yang tidak baik pada sosial media.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *