LITERASI DIGITAL: POSTING YANG PENTING, BUKAN YANG PENTING POSTING

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Kamis (21/03), dalam rangka menangkal ujaran kebencian dan hoax di masyarakat Perbatasan RI dan Timor Leste, Dinas Kominfo Kabupaten Belu melaksanakan program Literasi Digital melalui sosialisasi penggunaan internet dan media sosial yang bertanggung jawab kepada siswa/siswi se-SMA dan SMK di Atambua, Ibukota Kabupaten Belu. Dalam sosialisasi di SMAK Suria Atambua pada Rabu (20/03) dan SMK Kusuma Atambua pada Kamis (21/03), materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kab. Belu dihadapan para siswa dan para guru.

Dalam sosialisasi ini, Kadis menekankan agar selalu bijak memanfaatkan internet terutama dalam menggunakan media sosial.

“Media sosial dan terutama internet adalah bagian dari perkembangan teknologi yang tidak bisa dihindari, oleh sebab itu kita harus bijak memanfaatkannya untuk hal-hal baik. Teknologi harus dipergunakan untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan, membantu proses belajar mengajar, mengakses materi-materi dan bahan ajar dari sumber-sumber yang terpercaya dan hal-hal produktif lainnya serta harus diupayakan untuk menghindari hal-hal negative,” lanjut Kadis.

Dalam kesempatan itu Kadis juga mensosialisasikan UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Traksaksi Elektronik, terutama terkait konten-konten negatif yang harus diwaspadai dan dihindari dalam penggunaan media sosial.

“Banyak kasus hukum yang terjadi dan menjerat pengguna media sosial berdasarkan undang-undang ini, hanya karena ketidaktahuan, lalai maupun akibat kesengajaan, terutama dalam mendistribusikan konten-konten negatif seperti muatan pornografi, ujaran kebencian maupun penghinaan terhadap nama baik seseorang. Saya berharap kita yang hadir ini menjadi agen dan menularkan pengetahuan yang didapat hari ini kepada sesama, sehingga kita dapat menggunakan internet dan berinteraksi melalui media sosial dengan bertanggungjawab. Bagi pengguna media media sosial, posting dan share hal-hal yang bermanfaat saja. Posting yang penting, bukan yang penting posting,” harap Kadis diakhir sosialisasi.

Kepala Sekolah SMA Katolik Suria Atambua, Romo Drs. Benyamin Bria Seran, Pr. MA menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah berkenaan dengan kegiatan sosialisasi ini.

“Perkembangan media sosial saat ini sangat pesat dan banyak dimanfaatkan oleh semua orang, khususnya anak–anak yang di kategorikan pelajar. Mereka harus diberikan pemahaman dan pengetahuan yang cukup, sehingga bisa menangkal aspek negatif dari perkembangan teknologi ini,” ungkap Romo sembari mengharapkan agar kegiatan semacam ini menjadi agenda rutin setiap tahunnya.

.
Foto/Berita: Anna Pertiwy & Dasilva Jho

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *