DINAS KOPERASI DAN UKM KABUPATEN BELU GIAT MELAKUKAN PENDAMPINGAN BAGI PARA WIRAUSAHA KAWULA MUDA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Jumat (20/03), Dinas Koperasi dan UKM adalah lembaga Pemerintahan yang bertugas menjalankan urusan Pemerintah Daerah di Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, peran Dinas Koperasi dan UKM sangat diperlukan untuk memberdayakan Usaha Binaan yang bernaung di bawahnya, dengan tujuan meningkatkan peran Koperasi dan UKM di Bidang Produksi, Distribusi yang diwujudkan dengan program pelatihan, pendidikan serta memberikan standarisasi kelayakan pada produk.

Dinas Koperasi Kabupaten Belu mempunyai empat program kerja di Tahun 2019 yakni program penciptaan iklim Usaha Kecil Menengah yang kondusif, program penggembangan kewirausahaan keunggulan yang kompetitif, program penggembangan system pendukung usaha bagi usaha mikro kecil menengah program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Belu Drs. Hasan Mukin, mengatakan dari program kerja Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Belu untuk sementara kegiatan yang sudah di laksanakan adalah pendampingan RAT bagi koperasi-koperasi, melakukan evaluasi terhadap para penerima bantuan dari kementerian dalam bentuk wirausaha pemula untuk selanjutnya laporan di bawa ke kementerian.

‘’Jumlah koperasi di Kabupaten Belu sebanyak 150, namun yang aktif 107, sementara ini ada beberapa koperasi yang akan di lakukkan sosialisasi dengan sasaran program anggur merah pada setiap Desa sehingga mereka bisa mempunyai legalitas resmi dalam bentuk koperasi. Selain melakukkan sosialisasi juga ada pendampingan agar mereka bisa melaksanakan RAT sehingga setiap tahun mereka bisa melaksanakan RAT,’’ ujar Kadis.
Lebih lanjut Kadis menambahkan bagi masyarakat penerima bantuan dari Kementerian Dinas Koperasi dan UKM melakukkan evaluasi dalam bentuk wawancara bersama masyarakat tentang sebelum dan setelah menerima bantuan, dengan bantuan yang di terima usaha masyarakat lebih meningkat.

‘’Tahun lalu yang mendapat bantuan wirausaha pemula adalah Kabupaten Belu, untuk pendampingan Dinas Koperasi bukan semata-mata hanya mengetahui hasil namun bagaimana melakukan pembukuan terkait proses pembelanjaan dan proses penjualan, usaha yang masuk kategori adalah Wirausaha Produktif (usaha meubel, tenun, jualan kue, katring makanan, ternak babi,red) dengan pekerja usia 45 Tahun ke bawah,’’ ungkap kadis.

Hasil produksi dari para wirausaha ini seperti meubel dan kain tenun nantinya akan di bawa untuk di pamerkan dalam expo dan pada saat hari ulang tahun koperasi nasional, dengan tujuan agar bisa di lakukan perbandingan dengan daerah-daerah yang lain.
Foto/Berita: Asih Mukti & Bene Luan

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *