DI NTT, KERUGIAN AKIBAT PENYALAHGUNAAN NARKOBA MENCAPAI RATUSAN MILYAR RUPIAH

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Rabu (13/03), Dalam kegiatan Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba bagi Instansi Pemerintah Kabupaten Belu melalui Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), yang berlangsung di Hotel Permata Atambua, Kepala Badan Narkotika Nasional Kab (BNNK) Belu, Ferdinandus Bone Lau, S.IP mengingatkan pentingnya pemahaman masyarakat akan jenis-jenis narkoba dan psikotropika yang sudah beredar dikalangan masyarakat yaitu seperti ganja, tembakau gorila, heroin, sabu, kokain dan ekstasi. Pemahaman akan jenis barang-barang dan zat terlarang sebagaimana diatur dalam UU Nomor 35 tentang Narkotika dan efek samping serta bahaya yang timbul akibat penyalahgunaannya dapat membuat masyarakat selalu waspada dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahannya.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, dalam ruangan

“Apalagi untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merupakan daerah kepulauan, termasuk Kabupaten Belu yang berbatasan darat langsung dengan negara Timor Leste, potensi penyalahgunaannya sangat tinggi. Untuk NTT sendiri, angka prevalensi penyalahgunaanya mencapai 0,99% atau setara dengan 36.022 penyalahguna pada kelompok usia 10-59 tahun dengan kerugian mencapai 903,6 Milyar Rupiah,” ungkapnya dalam materi yang disampaikan pada saat bimbingan teknis tersebut.

Selanjutnya pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Berantas BNNK Belu, Brigpol Buyung Tanjung dalam materi tentang Aspek Hukum Penyalahgunaan Narkoba menegaskan kepada seluruh peserta, bahwa ancaman hukuman bagi setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I-III dapat diancam dengan hukuman pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan denda paling paling banyak 8 Miliar Rupiah.

Berita/Foto: Devi Yunita dan Novita Bogar

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *