215 PELAJAR SD IKUTI OLIMPIADE SAINS NASIONAL

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Jumat (01/03), sebanyak 215 pelajar dari 147 sekolah, tingkat Sekolah Dasar yang ada di 4 Kecamatan, yakni Kecamatan Kota Atambua, Kecamatan Raihat, Kecamatan Tasifeto Timur dan Kecamatan Tasifeto Barat mengikuti kegiatan tahunan Seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kabupaten Belu, bertempat di SDI Tenubot Atambua.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang berdiri, keramaian dan luar ruangan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Marsianus Loe Mau, SH mengatakan Seleksi Olimpiade Sains nasional (OSN) tingkat SD ini dimaksudkan selain untuk mengembangkan bakat dan minat anak di bidang sains, juga untuk memotivasi mereka agar bisa mempersiapkan diri secara baik guna meraih masa depan bangsa.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri, keramaian dan luar ruangan

“Ketika mereka berprestasi, ini menjadi modal dasar untuk bagaimana suatu saat mereka bisa menjadi orang–orang yang berguna. Ini juga merupakan ajang evaluasi sekaligus refleksi bagi Bapak dan Ibu Guru sejauh mana anak–anak didik ini bisa optimal,” ungkap Kadis di hadapan orang tua siswa dan guru pendamping.

Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembinaan SD, Maria Beatrix Luan, SE. MM mengatakan Seleksi OSN tingkat Kabupaten Belu ini dibagi menjadi dua kategori bidang studi, yakni Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam (IPA). Untuk pelajaran Matematika terdiri dari 40 soal, terdiri dari 35 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian, sedangkan untuk pelajaran IPA hanya memuat pilihan ganda.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan

“Dari 215 pelajar yang ikut, 147 sekolah merupakan keterwakilan dari kelas 4 dan 5, tetapi sebenarnya materi itu lebih banyak untuk kelas 5 dan kelas 6, tetapi dalam juknis itu ada batasan umur yakni 12 tahun, jadi kebanyakan anak itu ada di kelas 4 dan 5. Kegiatan ini akan berjenjang, setelah ada penetapan juara dari kabupaten,” ungkap Kabid Pembinaan SD.

Foto/Berita: Frans Leki & Sipri Luma

Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *