Siswa-Siswi SMA Se-Kabupaten Belu Ikut Seleksi Calon Paskibra 2017

Sebanyak 210 siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Kabupaten Belu mengikuti seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) tingkat Kabupaten Belu. Proses seleksi yang melibatkan unsur dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu, Polres Belu dan Kodim 1605 Belu itu berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Atambua, Sabtu, (31/3/2017).

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu, Drs. Janggur Blasius mengatakan, dari 210 peserta yang mengikuti proses seleksi, yang berhasil lolos sebanyak 77 peserta.

“Ada 30 SMA yang mengikut sertakan siswa-siswinya dalam proses seleksi calon paskibra. Syarat yang harus dipenuhi peserta minimal tinggi badan putra 170 cm dan putri 165 cm, bermental baik, badan tegap, tidak boleh patah tulang. Syarat lain yakni mereka yang belum menjadi Anggota Paskibra tahun 2016,” sebut Kadis Janggur Blasius.

Tekad kita,  ungkap Kadis Blasius bahwa pengibaran bendera ke VXXII tahun 2017 harus lebih baik, oleh karena itu proses seleksi akan dilakukan secara ketat dan  transparan untuk menghindari titipan.

“Lokasi pelatihan dilaksanakan di Kompleks Biara  SVD St. Yoseph Nenuk sejak tanggal 18 Juli – 18 Agustus 2017. Kegiatan ini menelan anggaran sebesar Sembilan Ratus Juta Rupiah,” sebut Janggur Blasius.

Brigpol Antonius Manek Nesi, selaku Kordinator Pelatih Paskibra 2017 menjelaskan, metode penyeleksian peserta calon paskibra, kita menggunakan aturan aturan TNI dan POLRI.

“Peserta Paskibra harus sehat jasmani dan Rohani (tidak  alergi udara dan Makanan), bertubuh tegap, tinggi badan sesuai aturan. Kita berharap pihak sekolah harus mengajarkan siswanya tentang  peraturan baris berbaris. Kelak anak-anak paskibra ini akan mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan  untuk mengikuti testing TNI, POLRI, IPDN dan lain-lain,” tukasnya.

Jane Yolenta Nesi, pelajar Kelas X D SMAN I Atambua kepada CIABEL menuturkan perasaan senangnya, ketika terpilih dan masuk nominasi.

“Tekatku adalah memberikan yang terbaik untuk pengibaran bendera merah putih pada perayaan 17 Agustus 2017 di Atambua,” ungkapnya. (CIABEL/AP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *