WABUP BELU : JAGALAH PERBATASAN BELU – RDTL TERCINTA DENGAN BAIK

Wakil Bupati belu Drs. J. T. Ose Luan di dampingi Forkompinda Belu, Pimpinan OPD, insan pers meninjau stand pameran setelah mencanangkan BBGRM tingkat Kabupaten Belu yang dipusatkan di Desa Maumutin Kecamatan Raihat 16 Juni 2017

Desa Maumutin, Kec. Raihat, Dinas Kominfo Kab. Belu – Jumat, 16 Juni 2017.  Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan membuka dengan Resmi Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang ke XIV dan hari Kesatuan Gerak PKK yang ke 45 tingkat Kabupaten di Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu pada tanggal 16 Juni 2017.

 

Drs.-J.-T.-Ose-Luan-saat-Mengunjungi-salah-satu-stand-pameran-dalam-rangka-BBGRM-tk.-Kabupaten-Belu-tahun-2017.jpg
21 Juni 2017

Penegasan tersebut disampaikan Wabup Belu sebelum membacakan sambutan Bupati Belu,  bahwa akhir-akhir ini nilai-nilai kegotong-royongan, nilai kebersamaan dalam kesatuan yang utuh sebagai sebuah bangsa semakin memudar, oleh karena itu beliau ingatkan kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Belu bahwa, “Bangsa ini memiliki seribu bahasa, 780-an suku, memiliki daerah yang berbeda-beda namun terikat dalam  sebuah Kebhinekaan yakni Bhineka Tunggal Ika.
Ose Luan mengingatkan, bahwa sebagai warga bangsa yang tinggal di wilayah Kabupaten Belu yang berbatasan dengan Negara RDTL agar terus untuk senantiasa menjaganya dengan baik situasi yang kondusif sebagai bentuk kecintaan kita terhadap wilayah ini. Ujarnya.
Wabup juga mengajak semua pihak untuk tetap menjaga nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan  Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan demi menuju Keadlian sosial sebagaimana yang termaktub di dalam Pancasila.
Lebih lanjut, tutur mantan Kakansospol Kabupaten Belu itu, bahwa dahulu pendahulu kita berjuang untuk meraih kemerdekaan dengan apa yang ada, seperti bambu runcing dan persenjataan apa adanya, maka saat ini kita diminta untuk memeliharanya, menjaganya dari berbagai rongrongan. Hal yang terutama diminta dari kita adalah kita harus terus menjaga 4 (empat) pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-undang Dasar 45, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tetap lestari, tegasnya dengan yel-yel, saya Indonesia, saya pancasila dengn penuh semangat.

 

wakil bupati belu sedang bebelanja produk masyarakat yang dipamerkan didampingi kepala dinas perumahan rakyat kabupaten belu Dra. M. K. Eda Fahik, MM dan kepala BKPP Kabupaten belu Maria Gorety Kiik, SH yang membelakangi lensa

Pencanangan BBGRM Tingkat Kabupaten Belu yang mengambil Thema “Dengan Bulan Bhakti Gotong Rotong Masyarakat kita dayagunakan peran Lembaga Kemasyarakatan Desa sebagai Mitra Pemerintah Desa dan Hari Kesatuan Gerak PKK yang mengambil  Thema “Dengan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45 kita Akselerasikan Program-program PKK untuk mewujudkan visi dan misi Gerak PKK, tersebut berlangsung meriah yang iringi koor ibu-ibu PKK Desa Raifaus,  Kecamatan Raihat.
Dalam sambutan yang dibacakan J.T. Ose Luan, terdapat beberapa esensi, antara lain; masyarakat didorong untuk terus dan harus mengali dan mengoptimalkan potensi yang ada disekitarnya, mendorong untuk mewujudkan nilai-nilai gotong royong dan tolong menolong untuk harus dihidupkan dalam keseharian dengan berpedoman pada nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.  Selain itu aparatur  desa diharapkan untuk menggerakan masyarakat agar selalu bergotong royong dan saling bekerja sama dalam pengelolaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di wilayahnya dan  pengabdian harus didasari oleh hati nurani dan cinta akan tugas dan pekerjaan, tandas mantan sekda Belu itu.
Setelah dibuka secara resmi Bulan Bakti Gotong royong, Wakil Bupati Belu, bersama Forkompinda Belu, Perwira Satgas RI-RDTL, Perwira Yonif 743, Pimpinan OPD Kabupaten Belu meninjau stand-stand dari setiap Kecamatan, sekaligus menyempatkan diri untuk membeli pernak-pernik yang dipamerkan ibu-ibu PKK.

Sebagai informasi bahwa tahun 2018 nanti, penyelenggaraan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tingkat Propinsi NTT yang ke 46  rencananya akan diselenggarakan di Kabupaten Belu. (Doc.IT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *